KPU LUMAJANG MENGGELAR BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK) TATA CARA PENDAFTARAN,VERIVIKASI,DAN PENETAPAN PARPOL PESERTA PEMILU 2019

in Berita
17. 10. 03
posted by: Redaksi
Dilihat: 94

Dalam sambutan, ketua KPU Lumajang Siti Mudawiyah menuturkan “Pada Kesempatan pagi ini tanggal 2 oktober KPU lumajang hari ini menggelar Bimtek tata cara pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu 2019, terkait dengan aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) saya rasa partai politik disini juga sudah mendengar bahwa KPU memilki SIPOL, SIPOL ini nantinya akan dicetak dan diprint akan menjadi syarat salah satu pendaftaran yang akan diverifikasi nantinya oleh KPU Kabupaten/Kota” Sipol ini baru digunakan dalam pemilihan umum 2019 dengan menggunakan sipol ini KPU lebih mudah mengindentifikasi angota partai politik.

Dalam bimtek bersama parpol ini Rudy menyampaikan “Bimtek ini memberikan pemahaman tata cara pendaftaran verifikasi dan penetapan parpol peserta Pemilu sesuai dengan UU nomor 7 tahun 2017 yang telah diundangkan, Parpol yang pernah mengikuti pemilu 2014 tidak perlu diverifikasi faktual tetapi tetap menyerahkan data administrasi, sedangkan partai baru perlu dilakukan verifikasi faktual karena ini semua parpol wajib daftar ke KPU yang akan diwakilkan oleh Liaison Officer (LO) masing masing parpol” senin (2/10/2017)

Setelah pemaparan materi yang yang dilakukan oleh Rudy Hartono, diadakan sesi tanya jawab terkait dengan pendaftaran parpol untuk pemilu 2019. Beberapa pertanyaan diajukan oleh perwakilan partai politik baik dari kedua belas partai terdaftar pada pemilu 2014 maupun dari tiga parpol baru yakni, Partai Perindo, PSI dan Partai Berkarya. Salah satu pertanyaan yang cukup menarik menanyakan tentang berapa jumlah minimal untuk keanggotaan jika anggotanya 5.000 orang tetapi yang didaftarkan hanya 1.500 bisa atau tidak. Rudy hartono salaku divisi hukum menyampaikan ”syarat minimal cukup 1.000 dari jumlah penduduk jika mau setor datanya lebih dari 1.000 itu tidak masalah, bahkan jika partai politik hanya mengusulkan 100 orang tetap KPU akan disensus” jelas Rudy

Mengakhiri bimtek ini Rudy mengingatkan agar Parpol juga harus memperhatikan waktu pendaftaran, jika sudah lewat belum mendaftar, otomatis parpol itu akan gugur dan tidak bisa menjadi peserta pemilu 2019”. Selanjutnya Rudy juga mengingatkan kembali untuk sipol yang bebasis online akan dibicarakan lebih lanjut ketika sudah ada perwakilan LO dari masing masing partai. LO parpol yang ditunjuk diusahakan orang yang paham IT untuk kelancaran pendaftaran peserta pemilu 2019, selanjutnya parpol diharapkan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan KPU.

Kembali Ke Atas