Notice: Undefined variable: front_page in /home/kpulumaj/public_html/plugins/content/addtoany/addtoany.php on line 182

Notice: Undefined variable: front_page in /home/kpulumaj/public_html/plugins/content/addtoany/addtoany.php on line 182

Notice: Undefined variable: front_page in /home/kpulumaj/public_html/plugins/content/addtoany/addtoany.php on line 182
in Opini
16. 08. 31
posted by: Redaksi
Dilihat: 842

HUSNI KAMIL MANIK-“MANIK” DEMOKRASI YANG INDAH DIPANDANG MATA

Oleh : Muhamad Ridhol Mujib

Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Lumajang

Tuhan menciptakan perpisahan semata agar kenangan mendapat haknya, dan misi utama kenangan adalah menjadikan kita pernah merasa ada. Ungkapan itu hari ini dirasakan oleh semua jajaran KPU RI, KPU Provinsi hingga KPU Kabupaten/ Kota sepeninggal Almarhum Husni Kamil Manik. Sosok tenang dengan senyum tipis yang selalu ditebarkan saat bertemu dengan siapa saja selalu menjadi kenangan tersendiri bagi orang yang pernah bertemu dengannya. Bahkan hingga sebulan lebih mantan orang nomor satu KPU RI meninggalkan dunia kepemiluan, masih terasa sentuhan tangan dinginnya yang terbingkai dalam bentuk kebijakan KPU. Kebijakan populis yang tak pernah pudar dari benak semua penyelenggara Pemilu, tak hanya sekedar menjadi kenangan indah yang hanya dirasakan sepintas lalu. Namun menjadi produk kebijakan KPU bak aliran air pegunungan yang terus memberikan kehidupan bagi jajaran KPU seluruh Indonesia untuk tetap berdiri tegak dalam mengibarkan panji-panji demokrasi dalam setiap langkah-langkah kebenaran KPU mengawal Pemilu dan Pilkada serentak kedepan.

Read More
in Opini
16. 05. 02
posted by: Redaksi
Dilihat: 1520

REVISI UU PILKADA, JALAN MULUS ATAU GAGAL PAHAM

BAGI PENYELENGGARA?

Oleh : Muhamad Ridhol Mujib

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi

 

Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) seolah tak pernah berhenti menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat kita, mulai masyarakat awam hingga akademisi, tak pernah jenuh mendiskusikannya. Sejak pertama kali Pilkada dipilih secara langsung yang diatur dalam UU No 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah, proses pelaksanaan tahapan Pilkada dengan segala kekurangan kelebihannya terus menuai protes. Selain proses penyelenggaraan yang dianggap tidak transparan, keberadaan UU tersebut dinilai masih dianggap masih belum mampu mewadahi kepentingan demokrasi seutuhnya. Meski pemilihan Kepala Daerah sudah dipilih secara langsung, namun masih dinalai menguntungkan calon petahana atau incumbent yang lebih leluasa memanfaatkan kekuasaan dan kekuatannya sebagai seorang Kepala Daerah, untuk mempengaruhi sendi-sendi dan sistem pemilihan Kepala Daerah. Sehingga memunculkan stigma bahwa Pilkada yang digelar tahun 2005 itu hanya kegiatan yang muspro belaka karena menghasilkan Pilkada yang sarat ketidakjujuran.

Read More
in Opini
16. 03. 17
posted by: Redaksi
Dilihat: 1893

JURUS JITU

GUNAMENCIPTAKAN PEMILIH YANG CERDAS DAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELUAS

MENUJU PILKADA BERKUALITAS

Oleh : M.Ridhol Mujib, SE

Div. Sosialisasi, Pendidikan Pemilih & Pengembangan Informasi

KPU Kabupaten Lumajang

Gaung Pilkada serentak pada tahun 2015 semakin nyaring terdengar di tengah masyarakat Indonesia saat ini, apa lagi memasuki tahapan kampanye, banyak manuver dilakukan oleh sejumlah pihak yang terlibat dalam percaturan pemilihan Kepala Daerah. KPU misalnya, banyak terobosan yang telah dan sedang digiatkan agar pelaksanaan PILKADA pada tahap pertama ini, mampu mendulang sukses dalam setiap tahapannya. Namun bukan berarti dalam setiap tahapan berlalu tanpa ada masalah. Sejak gong PILKADA ditabuh masalah terus bertubi seakan-akan “mengganjal” langkah KPU untuk bisa sukses menyelenggarakan PILKADA.

Read More
Kembali Ke Atas