Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Polres Lumajang meningkatkan pengamanan terhadap logistik Pemilu 2019 di Kabupaten Lumajang. Untuk memastikannya, Kapolres Lumajang didampingi Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Lumajang mengecek kondisi logistik yang sudah disimpan di gudang KPU setempat, rabu (22/1). Menurut Kapolres Lumajang AKBP. M. Arsal Sahban, pengecekan ini guna memastikan logistic di wilayah hukumnya aman dari segala bentuk ancaman kerusakan baik karena cuaca maupun perusakan dari orang-orang yang tidka bertanggungjawab. Apalagi beberapa hari lalu beredarnya berita hoaks di dunia maya, terkait 7 kontainer surat suara yang tercoblos.

“Kita terus meningkatkan pengamanan dan selalu berkoordinasi dengan KPU terkait pengamanan. Personil juga kami siagakan,” kata Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban disela-sela mengecek logistik Pemilu di Gudang Amanda.

Masih kata AKBP M.Sahban, pihaknya juga belajar dari kasus hoaks sebelumnya yang menyerang KPU. Berkaitan dengan isu surat suara tercoblos pihaknya tidak ingin isu hoaks terjadi di Lumajang Karena isu hoax itu dapat mengganggu kondusifitas dalam pelaksanaan pesta demokrasi. “Kepolisian bersama KPU, setiap ada hoaks kita antisipasi tentunya Polres Lumajang melakukan penelusuran dan meluruskannya,” jelasnya.

Ia menegaskan pihaknya tidak ingin pelaksanaan pemilu terjadi konflik horisontal dikarenakan berbeda pilihan. Yang pemicunya bisa terjadi karena beberapa hal, seperti berita hoax yang sewaktu bisa juga dihembuskan juga di wilayah kerjanya.“Kita tidak ingin perbedaan dukungan jadi bertengkar, harusnya kita nikmati. Khususnya di Lumajang saya ingin kondusif. Beda pilihan boleh, konflik jangan,” tegasnya.

Ketua KPU Lumajang Siti Mudawiyah menyampaikan jika logistik Pemilu sebagian besar sudah datang. Seperti kotak suara, bilik, dan perlengkapan lainnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Sementara Surat suara belum terdisitribusi ke Lumajang, masih proses pencetakan oleh KPU RI” jelasnya.

sekarang ini kata Mudawiyah untuk tempat penyimpanan logistik di Gudang Amanda, diakui sudah layak dan aman dari berbagai ancaman baik karena kondisi cuaca hujan yang belakangan intensitasnya cukup tinggi, maupun ancaman dari pihak-pihak yang ingin mengganggu kelancaran Pemilu di Lumajang. Hal ini sudah diantisipasi melalui berbagai cara mulai penempatan logistik yang tidak langsung bersentuhan dengan lantai tapi ada palet yang tingginya cukup terjadi genangan air. “Tempatnya representatif, aman dari kebocoran. Logistik juga kita lapisi plastik dan dibawahnya ada palet kayu yang sudah teruji. Mudah-mudahan aman sampai hari-H,” kata Mudawiyah Ketua KPU Lumajang.

Bulan depan, dipastikan semua logistik tinggal pengesetan sebelum didistribusikan ke masing-masing TPS. Termasuk untuk merakit kotak suara yang berbahan dari karton.“untuk pengesetan logistik kami merekrut tenaga borongan,yang sebelumnya kita sampaikan caranya” pungkasnya. (res)