Sidoarjo, kpud-lumajangkab.go.id –KPU Provinsi Jawa Timur melaksanakan Bimtek Tata Cara Pencalonan Pemilihan 2020 di sidoarjo, Senin (16/12).

Dalam bimtek tersebut, anggota divisi Parmas, Gogot Cahyo Baskoro memberikan materi tentang bijaksana dalam menggunakan media sosial.

“Diharapkan semua penyelenggara Pemilu mempunyai media sosial agar bisa membantu KPU dalam upaya membantu proses sosialisasi pendidikan pemilih,” imbau Gogot saat menyampaikan materinya.

Gogot juga menyampaikan agar penyelenggara bijak dalam bermedsos.

“Jangan sampai membuat status atau mengomentari secara negatif hal-hal yang berkaitan dengan tahapan Pemilu,” tambah Gogot.

Gogot juga menghimbau agar penyelenggara tidak menyebarkan atau membantu penyebaran berita hoax maupun berita-berita yang menyebarkan kebencian.

“Komisioner dan ASN adalah pejabat negara, untuk itu, diwajibkan mematuhi aturan dalam bermedsos,” pesan Gogot.

Menurut Gogot, komisioner maupun ASN yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu harus memberikan pengaruh positif bagi masyarakat, disiplin, berkinerja baik, taat pada peraturan, maupun memberikan pengarahan terhadap status yang mengkritik kebijakan pemerintah. (hes)