Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Ketua KPU Kabupaten Lumajang memastikan kesiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Lumajang 2018 kepada Ketua dan Anggota PPK Divisi Teknis se-Kabupaten Lumajang. Utamanya kesiapan teknis dan tata cara KPPS dalam proses pemungutan suara serta penghitungannya. Agar pemahaman sama, kemudian ditampilkan video mekanisme pemungutan hingga penghitungan suara. Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan Bimbingan Teknis Pemunguatan dan Penghitungan suara di Rumah Pintar Pemilu “Kirana Agung” KPU Kabupaten Lumajang, selasa (19/6).

Siti Mudawiyah menjelaskan kesiapan teknis pemungutan dan penghitungan suara itu penting dipahami oleh PPK khususnya ketua dan divisi teknis. Sebab pemahaman ini nantinya harus segera disampaikan kepada KPPS melalui PPS nya masing-masing. “Hasil dari Bimtek ini segera disampaikan ke bawah biar KPPS segera menyesuaikan diri dengan pedoman yang ada di PKPU” jelasnya.

Agar mudah kata Mudawiyah, KPPS bisa belajar bersama melalui video panduan ini. Sampaikan secara detail apa yang harus dilakukan KPPS mulai Pembukaan, pelaksanaan dan penutupan hingga penghitungan suara di TPS. “Jangan sampai proses pemungutan dan penghitungan suara tidak dipahami oleh KPPS” tegasnya.

Diakhir sesi Mudawiyah juga mengingatkan kembali terkait paska penghitungan. Yakni pergeseran logistik baik dari TPS, PPS, PPK hingga ke KPU, yang dimasukkan dalam Kotak Suara. Diantaranya Model C-KWK, Model C1-KWK, Model C1.Plano-KWK berhologram, Model C2-KWK, Model C3-KWK, Model C5-KWK, Model C6-KWK, Model C7-KWK, dan Model A.3-KWK, model A.4-KWK, Model A5-KWK serta Model A.Tb-KWK. Bersama dengan itu dalam kotak suara yang bergeser ke PPK hingga KPU yakni, surat suara yang digunakan, surat suara tidak terpakai dan surat suara rusak atau salah coblos.