Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Debat publik kedua Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang tahun 2018 akan segera digelar pada 9 April mendatang oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lumajang. Konsep debat tersebut berbeda dengan debat publik pertama yang sudah digelar beberapa hari kemarin. KPU Lumajang telah menetapkan konsep santai tapi tidak mengurangi substansi dari tema debat yakni Penyerasian Pembangunan Kabupaten dengan Provinsi dan Nasional serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.

Selain itu perbedaan yang mencolok yaitu di segemen 4 dengan konsep debat antar Pasangan Calon diawali pertanyaan diambil oleh Calon Bupati dan ditanggapi oleh Calon Bupati dari Paslon lainnya. Kemudian diakhiri dengan pertanyaan yang diajukan ke Calon Wakil Bupati dan ditanggapi oleh Calon Wakil Bupati Paslon yang lain.

Muhamad Ridhol Mujib, Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Lumajang menjelaskan perbedaan konsep debat ini tidak lepas dari hasil evaluasi debat pertama yang ingin menggali kemampuan masing pasangan calon, baik calon bupatinya maupun calon wakil bupatinya. “Kita ingin memfasilitasi masing-masing Paslon dengan memberikan pertanyaan untuk cabup dan cawabup, yang kemudian dijawab atau ditanggapi oleh Cabup dan cawabup sesuai urutannya” jelasnya, kamis (5/4).

Ridho sapaan akrabnya juga membeberkan konsep santai sengaja ditonjolkan dalam debat kedua ini untuk membedakan setiap dengan debat yang pertama. Meski demikian konsep tersebut tidak mengurangi substansi debat yang ingin menggali sebuah terobosan dalam membangun Kabuapten Lumajang lima tahun kedepan. “Kita sengaja mengambil konsep santai dalam debat kedua ini. Namun tidak lepas dari tema Penyerasian pembangunan kabupaten dengan provinsi dan nasional serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan yang akan diangkat dalam debat kedua ini” terangnya.

Seperti yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Lumajang, debat publik kedua akan digelar pada tanggal 9 April 2018 pukul 19.00 WIB bertempat di gedung Soejono. Debat ini selain disiarkan langsung dua radio swasta (Semeru FM dan Gloria FM )dan satu radio milik Pemkab (Suara Lumajang), juga akan disiarkan secara langsung oleh Lembaga Penyiaran Berbayar yakni Lumajang Vision.