Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang kembali melakukan gebrakan sosialisasi melalui dialog interaktif di Radio Gloria FM, Kamis (21/2) pagi.

Dialog interaktif dengan tema Mengupas Lebih Dalam Pentingnya Mengenal dan Memahami Pemilu 2019 di pagi hari tadi berjalan menarik.

Dua Komisioner KPU Lumajang, Muhamad Ridhol Mujib Komisioner Sosdiklih Parmas dan SDM serta Syamsul Komisioner Perencanaan Data dan Informasi, hadir dalam dialog interaktif tersebut.

Usai menyapa pendengar, 2 komisioner ini memberikan pemahaman secara mendalam tentang Pemilu. Pembahasan tahapan-tahapan Pemilu yang bertopik sosialisasi pendidikan pemilih seperti jenis-jenis dalam pemilu, warna surat suara dan tata cara melakukan pencoblosan yang sah menjadi bahan awal yang disampaikan oleh para pimpinan KPU Lumajang.

Topik Pemilu rupanya mendapatkan perhatian serius dari masyarakat Lumajang. Hal tersebut terlihat dari sejumlah pertanyaan yang muncul silih berganti.

Persoalan tentang DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) juga dibahas dalam dialog interaktif tersebut. Seseorang yang ingin memberikan hak pilihnya dalam pemilu, tapi karena keadaan tertentu dia tidak bisa mencoblos di TPS terdaftar. Maka dia bisa menyalurkan hak pilihnya di TPS lain. Dalam hal inilah, seseorang tersebut masuk dalam kategori DPTb.

“Sebelum seseorang masuk dalam kategori DPTb, terlebih dahulu ia harus terdaftar di DPT. Seperti keadaan tugas belajar, kerja atau hal lain yang mengharuskan dirinya menggunakan hak pilihnya di TPS lain. Namun sebelum ke sana ada aturan-aturan yang harus dipenuhi seseorang sebelum ia masuk sebagai DPTb, dengan mengurus surat pindah milih atau formulir A5 yang bisa diurus di PPS asal atau PPS tujuan” kata Syamsul saat menjawab sejumlah pertanyaan dari warga.

Dalam dialog interaktif itu, Syamsul berharap PPK dan PPS terus melakukan komunikasi aktif agar mampu memetakan dan menganalisis terhadap hal-hal yang utamanya bersentuhan langsung dengan proses DPTb.

“Hal ini bertujuan agar dalam sisa dua bulan ke depan ini KPU Lumajang bisa segera menuntaskan tanggung jawab lainnya untuk kelancaran pemilu,” tambahnya, usai dialog yang berlangsung satu jaman tersebut.  (hes)