Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Diskusi kelompok pada Rapat Koordinasi Pengelolaan Dokumen Pemilu 2019 berlangsung ganyeng. Diskusi kelompok bagi PPK ini terbagi menjadi 3 kelompok dengan pembahasan yang berbeda. Selain permasalahan pemungutan dan penghitungan suara, diskusi yang dipimpin langsung Komisioner KPU Kabupaten Lumajang Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Yusuf Adi Pamungkas ini juga membahas rekapitualsi hasil penghitungan suara. Menurutnya, semua permasalahan dari masing-masing kelompok ditulis sesuai realita di lapangan tentunya disampaikan juga solusi atas permasalahan tersebut.

Yusuf panggilan akrabnya, menyampaikan pembahasan ini sangat penting dilakukan, mengingat menghadapi Pemilu serentak 2019 harus disiapkan sejak dini. Permasalahan yang dibahas mengacu dari Pilkada serentak 2018 lalu. “Acuannya Pilkada lalu, karena bagaimanapun secara teknis baik pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi masih saja ada masalah meskipun tidak terlalu signifikan. Apalagi nanti di Pemilu 2019 pastinya permasalahan akan lebih komplek” ujarnya, senin (14/1) saat memberikan arahan sebelum diskusi kelompok PPK dimulai, di RPP Kirana Agung KPU Kabupaten Lumajang.

Untuk itu dirinya meminta sinergitas berpikir bagi semua PPK yang membahas permasalahan di masing-masing kelompok. Samapaikan saja semua problem yang dihadapi PPK, PPS dan KPPS demi kelancaran Pemilu serentak nanti. “Semua harus bersinergi karena di setiap kecamatan ada beberapa permasalahan yang khusus yang perlu dipetakan sejak sekarang” ungkapnya.

Usai dibagi kelompok dengan pembahasan yang berbeda, Yusuf memberikan waktu masing-masing PPK membahas permasalahan selama 30 menit dan hasilnya akan dipresentasikan dihadapan kelompok yang lain untuk diminta masukan terkait hasil diskusi. “Kesimpulan dari diskusi kelompok tersebut, hampir semua PPK meminta penguatan SDM KPPS melalui intensitas Bimtek secara maksimal, karena menghadapi Pemilu ini tak seganpang Pilkada lalu” pungkasnya. (res)