KPU Lumajang melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM pada siang tadi saat rapat koordinasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten, menghimbau PPS selektif saat pembentukan KPPS Pemilu 2019.

Rapat yang berlangsung di Aula Hotel Prima, Sukodono, merupakan koordinasi lanjutan yang bertujuan untuk pemantapan kinerja PPK dan PPS.

“Di forum ini, PPK dan PPS se-Kabupaten diharapkan mampu menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan pemilu cerdas berkualitas,” kata Muhamad Ridhol Mujib Komisioner KPU Lumajang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM penyampaian materinya, Kamis (31/01/2019).

Lanjutnya, dalam penyampaiannya Ridho sangat menekankan pada PPS yang harus selektif saat pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), yang dilaksanakan mulai 28 Pebruari sampai dengan 27 Maret 2019 nanti.

“PPS haruslah selektif dan mengedepankan norma-norma atau persyaratan menjadi anggota KPPS yang sudah ada,” Ujar Ridhol Mujib.

Menurutnya, ada aturan-aturan tertentu yang harus menjadi acuan dasar dalam pengangkatan anggota KPPS oleh PPS.

Sehingga fungsi KPPS nantinya akan mampu mengawal proses jalanya Pemilu 2019 yang jujur dan adil.

“Ada aturan-aturan yang harus dijadikan dasar landasan dalam pembentukan anggota KPPS. Sehingga perekrutan yang benar-benar selektif tentu menentukan kualitas pemilu,” urai pria yang kerap disapa Edo ini. (Jav/Hes).