Pada tanggal 8-11 November 2017 Divisi teknis KPU Kabupaten Lumajang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Terpadu dalam rangka persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 dan dibuka langsung oleh Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi. Acara yang bertempat di The Grand Ballroom Lantai 2 Gumaya Tower Hotel itu juga dihadiri anggota Komisioner KPU RI yaitu Ilham Syahputra, Wahyu Setiawan, Hasyim Ashari, dan Evi Novida Ginting

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan regulasi Pilkada 2018 berbeda dengan regulasi Pemilu 2019, terutama terkait dengan pengelolaan keuangan. Tidak hanya itu, persoalan distribusi logistik menjadi hal yang sensitif secara politik karena anggapan manipulasi hasil pemungutan suara bisa dimulai dari rekayasa pengelolaan logistik.“Sebagaimana pengalaman kita dalam kasus Pemilu 2009, di mana KPU menempuh kebijakan kanalisasi suara pemilih kepada Parpol akibat problem distribusi logistik,” ujarnya

Pria kelahiran Semarang ini menambahkan, KPU harus menjadi bagian dari solusi yang menyelesaikan masalah. Soal efisiensi anggaran menjadi issue sangat penting ke depannya, karena sudah banyak disuarakan oleh banyak pemerhati demokrasi dan harus diperhatikan oleh seluruh jajaran KPU.Salah satu solusi efesiensi anggaran yakni dengan e-katalog, yang dibangun sejak Pilkada 2017 telah terbukti mampu menciptakan efisiensi yang luar biasa dalam hal pengadaan logistik. Setidaknya ada penghematan hingga 90% dari pengeluaran yang biasanya, yang itu bisa menjadi catatan perbaikan ke depan. “Pelayanan oleh e-katalog dengan kualitas yang sama bahkan lebih baik, kita bisa mengadakan logistik dengan harga yang jauh lebih murah,” tegasnya.

Peserta yang hadir antara lain dari 7 KPU Provinsi dan seluruh KPU Kabupaten yang wilayahnya menyelenggarakan pilkada 2018. Peserta bimtek terdiri dari Ketua KPU Provinsi/KIP Aceh/Kabupaten/Kota, Anggota KPU Provinsi/Kabupaten/Kota yang membidangi Divisi Teknis, serta Kepala Bagian Teknis/Kepala Sub Bagian Teknis. Materi yang disampaikan dalam Bimtek gelombang empat ini yaitu tentang tata kerja ad hock, tahapan pencalonan, perencanaan logistik, kampanye, dan dana kampanye

Dalam bimtek terpadu ini tidak hanya melibatkan dari pihak KPU secara berjenjang tetapi juga dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Pusat Pemilu Akses Penyandang Cacat (PPUA Penca), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) serta Badan Narkotika Nasional (BNN).