Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Pendaftaran calon Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan berakhir besok (Selasa, 12/3).

Meski demikian, M. Ridhol Mujib Komisioner KPU Lumajang divisi Sosdiklih Parmas dan SDM mengingatkan kepada PPS melalui PPK melaporkan pendaftar calon anggota KPPS di sejumlah TPS yang tersebar di 205 desa/kelurahan se-Kabupaten Lumajang. Hal ini untuk mengetahui progress jumlah pendaftar di masing-masing TPS apakah mencukupi atau kurang. 

“Besok (hari terakhir pendaftaran), kita bisa mengetahui apakah per TPS kebutuhan anggota KPPS-nya sudah terpenuhi apa belum,” papar M. Ridhol Mujib selaku Komisioner KPU Lumajang divisi Sosdiklih Parmas dan SDM saat mengisi Rakor Penyusunan Laporan Keuangan dan Tahapan Pemilu 2019, Senin (11/3).

Jika terjadi kekurangan kebutuhan anggota KPPS tersebut, Ridho, panggilan akrabnya, akan berkoordinasi dengan lembaga pendidikan, lembaga profesi atau komunitas peduli pemilu untuk memenuhi kebutuhan KPPS di setiap TPS yang kurang.

“Dalam 2 hari pendaftaran terakhir ini, di desa yang (pendaftar calon anggota KPPS) berlebih tolong diadakan wawancara. Yang tidak lolos, saya harap nanti direkap juga. Ketika tidak terpenuhi anggota KPPS di salah satu TPS, KPU akan mengambil anggota KPPS yang tidak lolos di TPS asal akan ditempatkan di TPS yang lain di desa tersebut namun melalui rekomendasi dari lembaga pendidikan setempat,” terang Ridho.

Ridho juga menjelaskan bahwa KPU Kabupten memiliki kewenangan untuk berkoordinasi dengan lembaga pendidikan, tentunya berdasarkan laporan dari PPS.

“Koordinasi tersebut dilakukan atas dasar laporan dari bawah yang mengatakan bahwa ketersediaan KPPS di desa tersebut belum terpenuhi,” lanjutnya.

Dengan adanya antisipasi tersebut, KPU berharap kebutuhan anggota KPPS di 3.281 TPS yang tersebar di 205 desa se-Kabupaten Lumajang bisa terpenuhi tepat waktu. (hes)