Mojokerto, kpud-lumajangkab.go.id- Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Eko Sasmito meminta kepada KPU Kabupaten/Kota agar tetap bersemangat meski banyak keputusan KPU yang dipersoalkan hingga menjadi ejekan di medsos. Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Rapat Penyusunan Pembentukan Badan Penyelenggara Adhoc Pemilu Tahun 2019, di hotel Ayola Sunrise Mojokerto, Senin (17/12). Pada kesempatan yang sama Eko mengatakan bahwa tahapan pemilu setiap hari banyak direspon publik, baik respon positif maupun direspon negatif.

“Setelah DPT mencuat beberapa bulan terakhir hingga akhirnya KPU menetapkan DPTHP 2 beberapa hari lalu. Sekarang dilanjutkan dengan viralnya kotak suara dari karton duplex. Padahal model kotak tersebut sudah pernah dipakai pemilu 2014 lalu” ujarnya.

Untuk itu kata Eko Sasmito, di tengah pandangan miring beberapa kebijakan KPU yang dipersoalkan publik, KPU kabupaten/kota harus tetap semangat menjalankan semua tahapan sesuai peraturan oerundang-undangan yang berlaku. “Jangan sampai semangat kita menurun karena kebijakan dan keputusan KPU dipersoalkan dan menjadi perbincangan di media sosial” katanya.

Dia meminta, sebagai penyelenggara Pemilu, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota selain menjalan tugas, juga bertanggungjawab memberikan penjelasan yang logis setiap keputusan yang telah ditetapkan. Baik yang bersifat positif maupun tanggapan yang sifatnya negatif. “Kita harus mampu menjelaskan semua pertanyaan publik dengan bijak. Itulah tugas KPU Kabupaten/Kota agar bisa meredam tanggapan memojokkan KPU” pungkasnya.