Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Kelima komisioner KPU Kabupaten Lumajang melakukan evaluasi singkat terhadap Pemilihan Umum tahun 2019.

Evaluasi singkat tersebut disampaikan masing-masing komisioner dalam acara Rapat Koordinasi Evaluasi Permasalahan Pencalonan Pemilihan Umum tahun 2019 yang digelar Senin, (25/11) di Kafe Cong Ibra Yosowilangun.

Dimulai dari divisi Perencanaan Data dan Informasi, Sohudi, memaparkan bahwa data pemilih merupakan organ penting dalam pelaksanaan Pemilu.

“Kalau ada permasalahan, semua akan kembali ke daftar pemilih. Sehingga harapannya, kroscek data pemilih bisa dimaksimalkan lagi,” tegas Sohudi.

Berlanjut ke divisi Hukum, Siti Mudawiyah menjelaskan bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Lumajang kemarin berjalan aman.

“Meski sempat ada gugatan dari satu parpol, tapi semua berjalan aman tanpa ada hambatan yang berarti,” ujar komisioner yang akrab disapa Muda ini.

Sedangkan divisi KUL, Yuyun Baharita, mengatakan bahwa permasalahan logistik terletak pada kesalahan tenaga pekerja atau human error.

“Human error harus menjadi pantauan utama dalam kebutuhan logistik, sehingga tidak ada kejadian tertukar seperti yang kemarin,” kata Yuyun.

Untuk divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Yusuf Adi Pamungkas, menyebut evaluasi di divisinya tidak terlalu banyak.

Karena di Pemilu 2019, divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat melebihi target nasional.

“Segala sesuatu yang menjadi kesuksesan wajib dipertahankan dan perbaikan harus kembali ditingkatkan,” ujar Yusuf.

Selanjutnya, kegiatan Rakor dilanjutkan dengan pemaparan Evaluasi Permasalahan Pencalonan Pemilihan Umum tahun 2019 oleh Nur Ismandiana selaku komisioner KPU Kabupaten Lumajang divisi Teknis. (hes)