Surabaya, kpud-lumajangkab.go.id– Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menggelar seni dan budaya menyongsong satu tahun Pemilihan Umum 2019. Dalam acara yang digelar di Gedung Grahadi Surabaya tersebut selain ada penampilan tari-tarian tradisional, undangan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo Ketua dan Anggota KPU Jatim juga dihibur grup musik Letto yang digawangi oleh Putra Budayawan ternama Emha Ainun Najib, Sabrang Lor.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Provinsi Jatim, Eko Sasmito menyampaikan bahwa pagelaran seni dan budaya ini seyogyanya digelar 21 April lalu, namun karena padatnya tahapan dan jadwal KPU Jatim, akhirnya bisa digelar pada hari ini (selasa, 2/5). Disamping memang menunggu longgarnya jadwal Gubernur Jatim yang masih di luar negeri. “Memang seharusnya pagelaran ini serentak 21 April lalu, tapi karena padatnya jadwal KPU dan Pak De Karwo akhirnya bisa terselenggara hari ini” selorohnya kepada Soekarwo disambut gelak tawa hadirin.

Eko menjelaskan pula untuk Pemilu sendiri tahapan sudah berjalan, dan saat ini sudah dalam tahapan menentukan peserta Pemilu 2019. Ada sebanyak 20 partai politik yang akan ikut dalam perhelatan Pemilu 2019. Rinciannya, 16 merupakan partai nasional dan 4 partai lokal. Selanjutnya, Juli 2018 nanti juga akan diagendakan  pencalegan DPR, DPD dan DPRD dan disambung Presiden yang tahapannya Agustus 2018.

Beberapa rangkaian yang berkaitan dengan Pemilu tersebut, menurutnya perlu disampaikan kepada masyarakat dengan menggunakan berbagai cara dan salah satunya disosialisasikan dengan bentuk pagelaran seni budaya. Harapannya, bisa mengena dan tepat sasaran langsung kepada masyarakat.

“Saya berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan dukungan pada KPU Jatim dalam hal sosialisasi Pemilu dan Pilkada, termasuk pagelaran seni dan budaya ini,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh KPU Jatim dalam melakukan sosialisasi Pilkada dan Pemilu. Salah satunya dengan mengusung acara sosialisasi yang dikemas dengan pagelaran seni dan budaya dari Jawa Timur.

Terlebih, Gubernur Jatim ini juga menaruh perhatian adanya aplikasi opinium buatan anak-anak muda Indonesia untuk membantu menangkal berita hoax. Menurutnya, itu juga dapat membantu KPU yang sedang punya hajat besar Pemilu.

“KPU punya hajat Pemilu dan bersamaan ada ide besar start-up dari anak-anak muda Indonesia. Itu bagus karena bisa untuk menangkal berita hoax,” pungkasnya.

Acara parade seni dan budaya, yang juga dihadiri oleh dua orang Anggota KPU Lumajang Divisi SDM dan Parmas, Muhamad Ridhol Mujib serta Divisi Perencanaan dan Data Syamsul dihiburdari grup band Letto. Beberapa lagu kebangsaan dan hits kekinian dinyanyikan oleh band asal Jogjakarta tersebut. Terakhir, acara ditutup dengan Tari Eblas dari Pulau Madura.