Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Sosialisasi pendidikan Pemilu terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Pada Senin (25/2), PPK Pasirian melakukan sosialisasi kepada keluarga nelayan di Desa Selok Awar-Awar Kecamatan Pasirian.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh 96 peserta yang terdiri dari keluarga nelayan, pesisir pantai selatan pulau jawa.

Dengan penuh kesabaran, PPK Pasirian menjelaskan materi Pemilu. Diantaranya pengecekan pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), proses pindah pilih menggunakan A5, wilayah dapil, serta cara menyoblos yang benar dan sah.

Usai memberikan materi, PPK Pasirian mendapat berbagai macam pertanyaan yang diajukan oleh para warga.

Para nelayan tampak puas dengan jawaban yang telah diberikan PPK terkait Pemilu. Sebagian besar dari mereka juga mengucapkan terima kasih kepada PPK karena telah memberi wawasan Pemilu.

Di waktu bersamaan, PPK Tempeh juga melakukan kegiatan sosialisasi berbasis perempuan di Desa Pandanwangi Dusun Timur.

Acara berjalan lancar dengan hadirnya 108 ibu-ibu Jam’iyyah Manaqib Al Mar’atus Solikha se-KecamatanTempeh.

PPK Tempeh telah menyiapkan berbagai materi tentang Pemilu. Mereka membagi materi tersebut sesuai dengan divisi yang ada.

Diantaranya ada divisi SDM. Dalam sosialisasinya, divisi SDM menjelaskan materi berupa pengenalan surat suara dengan versi lagu, penyelenggara Pemilu, peserta Pemilu, dan daerah Pemilihan.

Sementara divisi Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin) menyampaikan jumlah DPT terupdate dan proses pindah pilih(DPTb) dengan mengurus form A5.

Sednagkan divisi Teknis memberikan penjelasan tentang teknis penyoblosan yang benar surat suara sah dan tidak sah.

Para peserta tampak antusias dalam sosialisasi ini. Tercatat banyak peserta yang bertanya dan menjawab pertanyaan dalam kuis tanya jawab.

PPK Tempeh juga telah menyediakan 50 item doorprize untuk peserta yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan.

“Harapannya dengan adanya sosialisasi basis perempuan ini, para ibu ibu jamaah menyampaikan kembali ke masyarakat di lingkungan masing-masing. Sehingga pemahaman masyarakat tidak lagi memandang bahwa Pemilu 2019 yang akan kita laksanakan ini menjadi ruwet tetapi Pemilu yang gembira karena masyarakat telah paham dengan adanya sosialisasi ini,” kata M. Teguh Abadi (Tedi) Anggota PPK Div. Sosdiklih Parmas SDM. (hes)