Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Giat Sosialisasi Pemilu terus dilakukan oleh KPU Kabupaten Lumajang.

Pada Sabtu (16/3), KPU melalui bantuan Relawan Demokrasi melakukan sosialisasi di dua tempat sekaligus, yaitu Kecamatan Jatiroto dan Senduro.

Sosialisasi yang dilakukan di Kecamatan Jatiroto merupakan sosialisasi berbasis disabilitas.

Sosialisasi yang digelar di Desa Jatiroto itu diikuti 20 warga yang merupakan tuna rungu wicara, tuna netra dan tuna daksa.

Dengan gamblang, Relawan Demokrasi memberikan materi Pemilu yang meliputi jenis surat suara, waktu pemilu, penjelasan DPT DPTB dan DPK, tata cara mencoblos yang baik dan benar, tata cara pindah pilih, dan materi lainnya.

Sutaji selaku warga Jatiroto merasa senang sebab dengan hadirnya Relawan Demokrasi dapat memberi pemahaman bahwa kita dapat memilih walau bukan di daerah tempat tinggal yaitu dengan mengajukan pindah pilih.

Sementara itu, sosialisasi di Kecamatan Senduro dilakukan kepada Pesamuan Ibu-ibu Dusun Wonoayu Desa Wonocepokoayu.

Sosialisasi Pemilu yang diikuti oleh 77 warga ini merupakan sosialisasi basis keagamaan.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan setelah berakhirnya doa dan sembahyang Umat Hindu.

Tim Relawan Demokrasi diberikan waktu leluasa untuk menjelaskan mengenai waktu pencoblosan, DPT, DPK, DPTb, cara pindah pilih, banyak dan jenis surat suara, alur dan tata cara mencoblos, serta deskripsi contoh surat suara yg sah dan tidak sah.

Tim Relawan Demokrasi Basis Keagamaan juga menjelaskan cara melipat suara yang benar, kemudian diikuti oleh perwakilan peserta. Di akhir penyampaian, tim relasi mengingatkan peserta untuk mencoblos pada tgl 17 april 2019 nanti dan sebisa mungkin untuk tidak golput.

Sutrisno selaku pemangku adat umat Hindu menyebutkan bahwa Pesamuan Ibu-ibu Dusun Wonoayu adalah yang terbanyak anggotanya dibandingkan dengan pesamuan-pesamuan di dusun lain.

Sutrisno berharap, dengan memberikan ilmu mengenai Pemilu seperti ini bisa berdampak besar pada suksesnya pencoblosan khusus di Dusun Wonoayu. (hes)