Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Keberadaan relawan demokrasi dalam menyampaikan sejumlah informasi dan sosialisasi terkait pemilu memang patut mendapatkan apresiasi. Peran penting mereka dalam menyukseskan gelaran pesta demokrasi tentu diharapkan oleh semua pihak. Berada dibawah naungan langsung KPU, Relawan Demokrasi Basis Komunitas pada Jum’at (15/02) siang tadi melakukan kunjungan kepada kelompok Gita Wira Bhakti Marching Band Lumajang.

Pada kunjungannya kali ini para relawan demokrasi tidak hentinya memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada 60 anggota Gita Wira Bhakti. Dalam penyampaiannya mereka menjelaskan secara gamblang mengenai tahapan-tahapan pemilu, jenis pemilu, warna surat suara dan tata cara pencoblosan yang sah.

“Kita berikan mereka pemahaman mengenai pemilu. Karena sebagai komunitas peran mereka dalam membantu terselenggaranya pemilu di Lumajang pada 17 April 2019 mendatang begitu memiliki arti besar. Oleh karenanya kita kita merangkul mereka demi terlaksananya pemilu tanpa golput,” kata Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Lumajang Muhamad Ridhol Mujib.

Sosialisasi yang disampaikan di sela-sela latihan rutin yang biasanya dilakukan di Stadion Semeru Lumajang itu terlihat berlangsung lancar. Suasana bincang hangat interaktif dan santai namun tetap serius itu membawa semangat tersendiri bagi kelompok marching band tersebut.

Terbukti sebagian dari mereka seringkali mengutarakan sejumlah pertanyaan seputar pemilu. Hal tersebut merupakan wujud pendalaman mereka untuk mengetahui dan memahami lebih dalam tentang pemilu dari para relawan demokrasi.

“Sambutan hangat yang mereka tunjukkan kepada para relawan demokrasi tentu berimbas positif terhadap suksesi pemilu. Banyak hal yang terurai jelas dari sejumlah pertanyaan yang mereka sampaikan. Inilah poin positif bahwa pemilu di Lumajang begitu mendapat antusias tinggi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk salah satunya kelompok Gita Wira Bhakti Marching Band Lumajang,” tambah Ridhol Mujib.

Seperti yang diketahui bahwa pemilu tahun ini memilih sebanyak 5 kali. Diantaranya memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. (jav)