Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Dalam rangka perluasan Informasi terkait Pelayanan Administrasi Hukum, KPU Kabupaten Lumajang yang dimotori oleh Divisi Hukum dan Pengawas menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Pelayanan Administrasi Hukum Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum, Kamis (10/06/2021).

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Ruang Nararya Kirana yang bertempat di Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang lantai tiga dengan mengundang pengurus Partai Politik yang menjadi peserta Pemilu Tahun 2019 dan Bawaslu, Polres, Kodim, Kesbangpol, dan Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Yuyun Baharita selaku Ketua KPU Kabupaten Lumajang dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini KPU saat ini sudah melakukan langkah-langkah terkait peningkatan khususnya dalam keterbukaan informasi.

“Saat ini KPU memastikan keterbukaan informasi itu lebih meluas melalui media media yang ada seperti PPID  dan JDIH,” ungkap Yuyun.

Hal tersebut, lanjut Yuyun merupakan langkah kongkrit yang terintegrasi dengan KPU RI sebagai pusat.

Selanjutnya, Siti Mudawiyah  selaku Divisi Hukum dan Pengawasan memaparkan terkait penggunaan aplikasi SIPOL sebagai sebuah sistem aplikasi yang dibangun untuk membantu KPU dan partai politik dalam menjalankan pekerjaan yang terkait dengan tahapan pendaftaran dan verifikasi parpol sebagai peserta pemilu. Dengan bantuan SIPOL, data partai politik beserta komponen-komponennya dapat diproses lebih cepat dan ditingkatkan kualitasnya.

Lebih lanjut Mudawiyah sapaan akrabnya juga mensosialisasikan laman JDIH yang di launching oleh KPU Kabupaten Lumajang sekitar enam bulan yang lalu.

Ia menyebutkan tagline “KPU Melayani” akan terus dilakukan, sebagai penyelenggara pemilu pihaknya akan senantiasa berbenah demi peningkatan pelayanan yang lebih prima dan optimal.

Dalam paparannya, ia melakukan pengenalan dan sosialisasi laman JDIH, dan E.PPID KPU Kabupaten Lumajang yang sudah mengalami banyak kemajuan secara digitalisasi.

“Produk-produk hukum, kegiatan teknis divisi hukum dan open data kepemiluan sudah tersajikan secara digital dan akan terus kita tingkatkan pengembangan kontennya. Semoga user yg membutuhkan informasi kepemiluan sudah bisa menikmati kemudahan akses informasi kita,” paparnya.

(rsk/mdw/red).