Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Ada yang berbeda acara sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 yang digelar di Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Lumajang. Tak seperti biasanya sosialisasi yang awalnya terlihat serius menjadi riuh karena peserta sosialisasi yang tak lain adalah sejumlah awak media yang bisa berburu berita Pilkada ke KPU ditanyakan Pilgub Jatim, melah mereka menjawab dengan pertanyaan kesiapan KPU Lumajang menghadapi Pilgub Jatim 2018 yang tinggal beberapa lagi. Sontak seluruh Komisioner KPU Lumajang, Ketua Panwaslu Kabupaten Lumajang dan seluruh awak media tertawa bersama-sama.

Muhamad Ridhol Mujib Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Lumajang mengatakan kalau sosialisasi kali ini adalah yang paling berat selama tahapan Pilkada ini berlangsung. Pasalnya, setiap pertanyaan dimentahkan oleh peserta malah memberikan pertanyaan balik. “Susah kalau sosialisasi ke kawan-kawan wartawan kita tanya tentang Pilgub eh malah balik nanya karena kata mereka yang biasa nanya itu wartawan bukan narasumber” katanya sambil tertawa.

Namun sebagai mantan wartawan Ridho memahami dengan gaya wartawan. Karena sejatinya sebagai pewarta pasti paham setiap perkembangan Pilkada 2018, sebab hampir tiap hari selalu komunikasi terkait tahapan yang sedang berjalan mapun yang masih dalam perencanaan. “Prinsipnya mereka itu paham lah masak setiap hari tanya berita ke KPU tidak paham tahapan. Kalau wawancara itu kan sebenarnya mereka tahu tapi seolah-seolah tidak tahu” katanya, sambil melirik salah satu wartawan disampingnya.

Usai sosialisasi dilakukan Ketua KPU dan Ketua Panwaslu Kabupaten Lumajang mengajak semua media untuk ikut menginformasikan perkembangan Pilkada 2018 dengan benar ke masyarakat. Agar setiap tahapan dapat diketahui oleh publik. Tujuannya partisipasi meningkat dan kualitas Pilkada di Lumajang bisa dipertanggungjawabkan hasilnya.

Sebagai rasa ucapan terima kasih KPU Lumajang memberikan sejumlah souvenir Pilgub Jatim 2018 sambil ditutup dengan foto bersama dan buka puasa bersama dengan rasa kekeluargaan.