Bondowoso, kpud-lumajangkab.go.id -Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Sosialisasi dalam Rangka Peningkatan Parmas memasuki hari kedua, Jumat (1/11).

Di hari kedua ini, peserta Bimtek mendapatkan materi mengenai Ketentuan Pemantau Pilkada khususnya peran strategis dari Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM.

Materi disampaikan langsung oleh anggota KPU Provinsi Jawa Timur Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Gogot Cahyo Baskoro.

Di awal materi, Gogot menjelaskan pengertian tugas dan fungsi pemantau pemilihan dalam negeri dan asing.

“Tugas pokok dan fungsi serta kode etik pemantau pemilihan sudah tertera jelas di Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU),” jelas Gogot.

Gogot juga berpesan agar pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak pada tahun 2020 tetap mengacu pada PKPU.

“Harus tetap mengacu pada PKPU 8 Tahun 2018,” tambahnya.

Di akhir materi, Gogot berpesan agar anggota KPU Kabupaten/Kota divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM dapat memaksimalkan peran di Pilkada 2020 mendatang.

“Harapan kami, khususnya untuk Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM bisa sekreatif mungkin memaksimalkan peran kebijakan di masing-masing kabupaten/kota,” pesan Gogot. (hes)