Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Perjuangan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lumajang untuk mendapatkan dana santunan bagi badan Adhoc yang mengalami kecelakaan atau sakit saat pelaksanaan Pemilu 2019, akhirnya membuahkan hasil.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris KPU Kabupaten Lumajang, Mansur Hasan, saat menghadiri Rapat Pleno Rutin, Senin (20/1) di Kantor KPU Kabupaten Lumajang.
“(Berkas) kita (KPU Kabupaten Lumajang) diterima untuk mendapatkan dana santunan korban Pemilu 2019 (badan Adhoc yang sakit). Namun, ada syarat yang harus dipenuhi korban, yaitu Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” ujar Mansur.

KPU Kabupaten Lumajang akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan memeriksa daftar nama badan Adhoc yang layak mendapatkan dana santunan.

“Jika ada korban yang termasuk dalam data keluarga tidak mampu, maka korban akan mendapatkan dana santunan maksimal satu juta rupiah,” lanjut Mansur.

Ketua KPU Kabupaten Lumajang, Yuyun Baharita, menambahkan bahwa tidak semua korban Pemilu 2019 akan mendapatkan dana santunan yang dimaksud.

“Karena sudah ketentuan dari pusat, hanya korban Pemilu 2019 yang punya SKTM yang layak diberi dana santunan,” tegas Yuyun. (hes)