Lumajang,Kpud-Lumajangkab.go.id -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang mengadakan Rapat Kerja Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota Tahun 2019, di Hotel Prima, Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Lumajang,  dengan mengundang  Partai Politik calon peserta Pemilu 2019 di Lumajang,Instansi terkait dan Akademisi.Senin(22/2/18).

Dalam Sambutanya Ketua KPU Kabupaten Lumajang menyampaikan menyampaikan bahwa ada tujuh prinsip yang harus diperhatikan dalam  Penataan Dapil dan Alokasi Kursi, yaitu kesetaraan suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsional, integralitas wilayah, coterminus, kohesivitas, kesinambungan “tujuh prinsip itu harus dijadikan landasan dalam penataan dapil pada pemilu 2019 sesuai dengan UU 7  tahun 2017 tentang Pemilihan Umum “ujarnya.

Dalam acara ini ada  sesi  tanya jawab, salah satunya  perwakilan dari Partai Politik Agon  menyampaikan bahwa di Lumajang tidak diperlukan lagi adaya perubahan penataan dapil karena dianggap sudah ideal dan memenuhi ke tujuh prinsip yang ada. “Dapil yang ada di Lumajang  sesuai dengan Dapil pada Pemilu 2014  karena sudah ideal“ Ucapnya saat tanya jawab yang di amini oleh audiens. Sementara dari perwakilan akademisi menghimbau agar dalam pelaksaannya semua pihak yang terlibat nantinya lebih mementingkan kondusifitas untuk menjaga dan mensukseskan pemilu 2019.

Pada Pemilu 2014 Kabupaten Lumjang  terbagi menjadi 5 Dapil yaitu Dapil pertama ada Kecamatan Lumjang, Sukodono,Tekung, Jatiroto dan  Seumbersuko. Dapil dua Kecamatan Tempeh,Kunir,Rowokangkung dan Yosowilangun, Dapil tiga Pasirian, Candipuro, Pronojiwo dan Tempursari, Dapil empat Kecamatan Senduro, Pasrujambe, Gucilati dan Padang sedangkan untuk Dapil yang terakhir yaitu Dapil lima Kecamatan Klakah,Ranyuso,Randuaguang dan Kedungjajang.(mm/jar)