Lumajang,Kpud-Lumajangkab.go.id- KPU Kabupaten Lumajang secara resmi menggelar tahapan Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih untuk Pilkada 2018, yang popular dikenal sebagai Gerakan KPU “Mencoklit” Serentak. Seluruh jajaran KPU dari tingkat pusat hingga Kabupaten/Kota bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan/desa pun secara serentak mendampingi para Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam menjalani Coklit di hari pertama ini.

Pada hari pertama pencoklitan ini seluruh Komisioner dan Staff keseketariatan KPU Kabupaten Lumjang turun kelapangan yang mendatangi 4 Kecamatan dan untuk 1 Kecamatan 2 desa yang didatangi memonitoring bersama  PPK, PPS dan Petugas PPDP. KPU Kabupaten Lumjang mencoklit organisasi Akatsuki yang merupakan salah satu organisasi yang sedang naik daun di Kabupaten Lumajang.

Menurut Komisioner  KPU Kabupaten Lumajang Divisi Perencanaan dan Data Syamsul mengungkapkan selain mencoklit organisasi Akatsuki KPU kabupaten Lumajang juga mencoklit Tokoh Masyarakat dan Agama, Seperti Wakil Bupati Kabuapaten Lumajang  Buntaran Supriyanto, Ketua PPDI Lumajang Ali Muslimin dan juga kawasan masyarakat marjinal yang terletak di Kecamatan Sumbersuko.  Semua kalangan sangat menerima dengan baik saat dilakukan pencoklitan ini.

 

Syamsul menambahkan kembali ”kalau di masyarakat marjinal ini masih banyak yang menganggap minor atau negative dan terkadang banyak yang menganggap tidak mau memeilih, tetapi ketika kita datangi kemarin mereka menyatakan siap utuk menggunakan hak suaranya dan untuk Akatsuki  bisa ikut mensosialisasikan Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018“ ujarnya  (20/1/2018)

Dalam kegiatan mencoklit serentak di Kabupaten Lumajang melibatkan 171 daerah yang ikut dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2018 di Seluruh Indonesia, di Kabupaten Lumajang  untuk mencoklit serentak diikuti oleh 5 komisioner, 105 PPK, 615 PPS dan 1872 Petugas PPDP dalam pencoklitan serentak ini akan diselenggarakan mulai tanggal 20 Januari 2018 sampai dengan 18 Pebruari 2018.(mm/jar)