Lumajang,Kpud-Lumajangkab.go.id  Upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Lumajang tahun 2018 terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lumajang. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada warga binaan lapas klas II B  kabupaten Lumajang kamis (3/5/2018) yang bertempat di halaman lapas dalam kesempatan ini dihadiri 435 warga binaan.  Dalam kesempatan  ini dihadiri oleh komisioner KPU Lumajang Divisi SDM dan Parmas M.Ridhol Mujib, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data  Syamsul dan Sekretaris KPU Lumajang Mansur Hasan.

Syamsul menjelaskan salah satu ajakan untuk menyukseskan Pilkada Lumajang, menurutnya, minimal dengan cara membantu menyalurkan hak pilih dalam pencoblosan Rabu, 27 Juni mendatang. Sebab dengan menggunakan hak pilih warga binaan paling tidak telah berpartisipasi aktif, terlebih sampai mengajak seluruh elemen masyarakat yang lain.“Kami ajak seluruh  warga binaan untuk membantu KPU Lumajang, terutama dalam memerangi angka Golput. Jadi nantinya harus menyalurkan hak pilihnya dalam Pilkada serentak tahun 2018,” ujarnya.

Sementara  itu  M.Ridhol Mujib menjelaskan  agar  warga binaan jika menggunakan hak pilihnya tidak terpengaruh apapun “Silahkan memilih seseuai dengan hati nurani, jangan Golput karena itu bukan bagian dari solusi. Ajak seluruh kader untuk menyukseskan Pilkada Jatim tahun 2018J” tegasnya.  Dalam acara ini juga diadakan tanya jawab seputar Pilkada serentak .

Untuk mengingatkan siapa calon Gubernur dan Calon Bupatinya, dia menjelaskan satu persatu Pasangan Calon yang akan dipilih nantinya oleh masyarakat khusunya warga binaan lapas klas II B lumajang. Yakni Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yakni, Nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sedangkan Paslon Nomor urut 2 Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno. Sementara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Nomor urut 1 H. Thoriqu Haq, M.ML dan Ir. Hj. Indah Amperawati M.Si, Nomor urut 2 H. As’at M.Ag dan H. Thoriq sedangkan Paslon Nomor Urut 3 H. Rofik SH, MH dan Ir. Nurul Huda. “bapak-bapak nantinya harus mencoblos satu saja untuk Paslon Gubernur dan Wakilnya serta Bupati dan Wakilnya. Jangan lebih karena hasilnya tidak sah, dan saat nyoblos harus tepat tidak melebihi dari garis kotak yang membatasi gambar masing-masing Paslon dalam surat suara. Kalau nyoblosnya tepat selain sah rasanya juga enak ke kita” terang Ridho

.