Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Koordinasi bersama sejumlah stakeholder jelang Kampanye Rapat Umum Pemilu 2019.

Rakor ini bertujuan untuk menyiapkan titik lokasi yang akan digunakan dalam Rapat Umum oleh Paslon Capres dan Cawapres maupun Partai Politik Peserta Pemilu 2019.

Dalam rakor tersebut, Muhamad Ridhol Mujib selaku Komisioner KPU Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan ikhtiar KPU dalam memfasilitasi lokasi untuk rapat umum.

“Perlu adanya masukan dari sejumlah pihak terkait seperti Kepolisian, Kodim, Kesbangpol, Satpol PP, Dishub dan sejumlah camat yang mewakili lima dapil untuk Kampanye Rapat Umum nanti,” papar Ridho, panggilan akrabnya.

Rapat Umum di KPU Kabupaten Lumajang akan dijadwalkan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan KPU RI melalui SK Nomor 655 perubahan SK 595 tentang Penetapan jadwal Kampanye Rapat Umum Pemilu tahun 2019.

SK tersebut menyatakan bahwa KPU RI sudah membagi dua zona untuk masing-masing pasangan calon (paslon) dan partai pengusul maupun pendukungnya.

“Untuk Kabupaten Lumajang mengikuti jadwal dari Jawa Timur yakni zona B. Masing-masing peserta pemilu diberi interval waktu dua hari dalam melaksanakan RU,” lanjutnya.

Ridho juga menjelaskan bahwa jadwal pertama Rapat Umum akan dimulai pada tanggal 24 sampai 25 Maret untuk paslon nomor urut 01 beserta partai pengusul dan pendukungnya. Sedangkan paslon nomor urut 02 akan dimulai pada tanggal 26 sampai 27 Maret beserta paslon pengusul dan pendukungnya.

“Pelaksanaan Rapat Umum ini sesuai PKPU 23 tahun 2018 sebagaimana diubah dengan PKPU 33 tahun 2018, dilaksanakan selama 21 hari terhitung mulai tanggal 24 maret hingga 13 april sebelum memasuki masa tenang 14-16 April 2019,” jelas Komisioner yang membawahi bidang Sosdiklih, Parmas, dan SDM itu.

“Hasilnya, KPU Kabupaten Lumajang nanti akan memfasilitasi lapangan terbuka yang tersebar di 21 kecamatan. Dan nantinya akan diterbitkan SK jadwal Rapat Umum dan akan disampaikan kepada peserta Pemilu 2019 sebagai acuan melaksanakan Kampanye,” tambahnya. (hes)