Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Koordinasi Teknis Kesiapan Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2019 pada Selasa (19/2) di Rumah Pintar Pemilu ‘Kirana Agung’ Kantor KPU Lumajang. Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan.

Yusuf Adi Pamungkas selaku Komisioner KPU Lumajang Divisi Teknis Penyelenggaraan mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan teknis penyelenggaraan Pemilu 2019.

Yusuf, panggilan akrabnya, berharap agar seluruh anggota PPK dan PPS melakukan komitmen mereka, khususnya terkait dengan teknis penyelenggaraan Pemilu.

“Saya imbau seluruh SDM bisa terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu. Karena hal tersebut telah tertuang di PKPU,” tegas Yusuf.

Di akhir sambutannya, Yusuf berharap agar seluruh penyelenggara Pemilu dapat berkoordinasi dengan baik agar pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Sementara itu, Rudy Hartono selaku Komisioner divisi Hukum menyampaikan beberapa poin penting terkait dengan permasalahan sengketa Pemilu.

Rudy mengingatkan PPK agar berhati-hati dengan proses perhitungan suara pada Pemilu yang akan digelar pada 17 April nanti. Hal tersebut dikarenakan permasalahan sengketa Pemilu bisa berujung di Mahkamah Konstitusi.

“Makanya, saya selalu mengingatkan data rekapitulasi pemilih jangan sampai hilang. Karena data tersebut nantinya akan digunakan untuk kesiapan jejak administrasi data,” tegas Rudy.

Muhammad Ridhol Mujib selaku Komisioner Divisi Parmas dan SDM juga ikut mengingatkan PPK untuk membuat beberapa jadwal dan rundown kegiatan yang akan dilakukan menjelang Pemilu 2019 nanti.

Selain itu, Ridho juga mengingatkan PPK dalam hal pembentukan KPPS harus sesuai tahapan yakni mulai 28 Pebruari dan harus sudah clear pada 27 Maret. Agar nantinya bisa dilantik pada pada 29 Maret 2019, untuk kepentingan legalistas bimbingan teknis bagi KPPS. (hes)