Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tingkat Kabupaten pada Senin (18/2) di Galaxy Resto Klapan Lumajang.

Rapat yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Divisi Perencanaan dan Data, Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), LO Calon DPD, dan Pelaksana Kampanye 16 Partai Politik tingkat kabupaten. Kegiatan ini bertujuan untuk mengesahkan penyusunan DPTb tahap pertama yang berakhir Minggu (17/2) kemarin.

Seperti yang diketahui, DPTb merupakan kondisi dimana seseorang yang tak bisa menggunakan hak pilihnya di TPS terdaftar karena keadaan tertentu. Dan ia berhak untuk mendapatkan hak pilihnya di TPS lain.

“Kita menyelenggarakan rekapitulasi dan penetapan DPTb yang nantinya kita bawa ke Surabaya untuk dilaporkan di Rapat Pleno Tingkat Provinsi besok (19/2),” kata Siti Mudawiyah Ketua KPU Lumajang dalam sambutannya.

Usai pembukaan pimpinan rapat diambil alih Syamsul Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Lumajang.

“Sampai hari ini masih banyak warga yang pindah tapi belum dikonfirmasi. Jadi masih ada kesempatan sampai tanggal 18 Maret 2019 dimana rekapitulasi DPTb tahap kedua dilaksanakan,” kata Syamsul.

Dalam rapat tersebut, Syamsul mencocokkan jumlah DPTb dalam data KPU dengan data yang ada di PPK. Proses pencocokan data tersebut juga diawasi langsung dua orang anggota Bawaslu Kabupaten Lumajang, Ahmad Mujaddid MR dan M. Yunus.

Setiap ada laporan yang berbeda, Jadid panggilan akrabnya meminta konfirmasi secara langsung kepada PPK dan Panwascam. “Kerjasama dan koordinasi semua penyelenggara menjadi kunci kelancaran penyusunan DPTb ini.” Tegasnya.

Rapat yang dihadiri sekitar 150 orang itu berhasil menetapkan total jumlah pemilih di sebaran desa yang ada DPTb sebesar 835.238 pemilih ada penambahan sebanyak 185 Pemilih dari DPT sebelumnya sebesar 835.053.

Selanjutnya DPTb ini akan ditetapkan di tingkat provinsi Jawa Timur, hari ini Senin, (18/2). (hes)