Sidoarjo, kpud-lumajangkab.go.id- Anggota KPU Kabupaten Lumajang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Maya (Sosdiklih, Parmas dan SDM) Muhamad Ridhol Mujib mengikuti Rapat koordinasi evaluasi kampanye yang digelar KPU Jatim di hotel premier place Sidoarjo. Ikut mendampingi rakor tersebut yakni operator Sistem Informasi Kampanye (SIKAM) Ida Nurfarida. Ridho menyebutkan Rakor tersebut wajib diikutinya untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait kampanye pemilu 2019 yang sudah memasuki bulan ketiga.
Dia melihat perlu adanya persamaan persepsi terkait perjalanan masa kampanye di tahun 2018. Pasalnya masih ada beberapa kendala yang dihadapi KPU Lumajang terkait kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu. “Masalah fasilitasi APK masih terdapat kendala khususnya penyerahan kepada pelaksana kampanye calon DPD Jatim” ujarnya, Jum’at (6/12).
Dari 28 Calon DPD Jatim, masih sekitar 12 calon yang sudah diserahkan APK nya. Inipun harus melalui proses koordinasi yang cukup lama. Selain bersurat KPU kabupaten Lumajang juga berkoodinasi lewat telpon kepada penghubung di tingkat provinsi Jawa timur. Namun masih belum juga diambil hingga sekarang. “Karena waktu penyerahan sudah lama, maka kalau ada calon anggota DPD atau penghubungnya mau ambil APK cukup bawa mandat dari calonnya” terang Ridho.
Ridho berharap dari Rakor ini ada solusi agar APK untuk DPD Jatim yang sudah difasilitasi bisa segera terkondisikan dan diambil oleh masing-masing Calon anggota DPD mumpung masa kampanye masih kurang 5 bulan lagi.
Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan KPU telah memfasilitasi APK dua jenis yakni baliho 10 buah dan spanduk sebanyak 16 buah untuk masing-masing peserta pemilu 2029, kecuali DPD yang hanya mendapatkan spanduk saja. (res)