Surabaya, kpud-lumajangkab.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengundang 38 KPU Kabupaten/ Kota se-Jatim dalam rangka penyusunan modul pembekalan Relawan Demokrasi yang sedang proses pembentukan oleh KPU kabupaten/kota, di Aula Kantor KPU Jatim, Jl. Tenggilis Surabaya. Rakor kali ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menyusun modul Relawan Demokrasi (Relasi) khususnya materi yang berbasis muatan kearifan lokal.
Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro saat membuka acara menuturkan jika kali ini akan membahas penyusunan modul untuk pembekalan Relasi. Relasi ini bukan program baru dari KPU, namun dari periode sebelumnya sudah dilaksanakan bersama. “Untuk pemilu 2019, keberadaan Relasi mendapatkan perhatian yang lebih dari KPU,” ujarnya (16/1).
Terbukti kata Gogot panggilan akrabnya, dari sisi jumlah jauh lebih banyak dari periode Pemilu sebelumnya. Jika sebelumnya Relasi hanya merekrut 10 orang tapi sekarang menjadi 55 orang, untuk memenuhi 10 segmentasi pemilih. “Ini tugas KPU kabupaten/kota memaksimalkan program relasi seiring dengan bertambahnya jumlah segmen Pemilih Termasuk di dalamnya juga peningkatan cover anggaran” katanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa dalam rakor ini akan menyusun modul pembekalan Relasi. Modul tersebut akan didiskusikan berkelompok dengan sesuai segmen pemilih yang ada. Modul ini hanya sebagai kerangka acuan KPU kabupaten/kota saat pembekalan relasi yang sudah dibentuk. “Meskipun tidak 100% sebagaimana modul biasanya. Modul ini sebagai semacam TOR (Term of Reference) yang akan disampaikan kepada Relawan. Nanti Kita cukup membicarakan kisi-kisi dan penambahan konten terkait dengan segmentasi dan kearifan lokal berdasarkan budaya di Jawa Timur yang bisa diusulkan oleh Kabupaten/ Kota pada diskusi kelompok,” paparnya.
Hadir dalam Rakor Penyusunan Materi Relawan Demokrasi Pendidikan Pemilih Berbasis Muatan Lokal dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 ini Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro; Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Jatim, Eddy Prayitno; serta staf subbag Teknis dan Hupmas KPU Jatim. Sementara itu peserta dari Kabupaten/ Kota terdiri dari 1 orang Divisi yang membidangi Sosdiklih dan Parmas serta 1 orang Kasubbag Teknis dan Hupmas. (res)