Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Paska keluarnya rekomendasi Bawaslu RI agar KPU melakukan pencermatan DPTHP-2 selama 30 hari. KPU Kabupaten Lumajang langsung tancap gas untuk melakukan pencermatan bersama sejumlah stakeholder Pemilu. Dalam kesempatan ini, Syamsul Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa KPU masih akan melakukan perncermatan DPTHP-2 selama 30 hari kedepan.

Untuk itu pihaknya meminta kepada seluruh Peserta Pemilu 2019 dan stakeholder lainnya memberi masukan terhadap proses ini baik secara langsung maupun tidak langsung. “Jika ada warga yang belum terdaftar sebagai Pemilih silahkan melapor kepada PPS, PPK maupun KPU. Ataupun ada warga yang belum melakukan perekaman KPU siap memfasilitasi ke Dispenduk Capil biar segera dilakukan peremakan” ujar Syamsul, (24/11).

Dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lumajang sudah dikoordinaksikan dan akan menerima setiap laporan dari KPU dan jajarannya terkait warga yang belum berKTP elektronik. “Kita sudah koordinasi sebagai bentuk sinergis dalam rangka pencermatan DPTHP-2 ini untuk perbaikan data pemilih pada Pemilu 2019” katanya.

Selain itu Syamsul meminta kepada Peserta Pemilu juga ikut mencermati Pemilih ganda yang kemungkinan masih ada di setiap desa. Sebab keterlibatan peserta Pemilu dalam proses pencermatan ini sangat dibutuhkan KPU sebagai bentuk masukan dalam perbaikan data pemili. “Kita berharap Parpol bisa memberikan masukan jika ada pemilih ganda. Kalau saling mencermati kan kan membantu meringankan tugas kami” pintanya.

Sebelumnya KPU Kabupaten Lumajang telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019 sebanya 836.504 Pemilih yang tersebar di 3.281 TPS di 205 desa/keluarahan di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang. (res)