Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019 di KPU Kabupaten Lumajang yang mulai dilaksanakan pada hari ini, Senin (25/2), tak hanya melibatkan warga pada umumnya. Namun diantara ratusan warga yang ikut melipat terdapat belasan penyandang disabilitas ikut berpartisipasi pelipatan yang bertempat di Gudang Logistik KPU Lumajang di Jalan Panjaitan Lumajang.

Para penyandang difabel ini menjadi dalam satu kelompok khusus yang beranggotakan 15 orang. Mereka berbaur bersama warga yang lain mengikuti semua aturan dalam pelipatan surat suara.

“Sebagian besar penyandang difabel yang ikut dalam proses pelipatan suara merupakan orang-orang yang tergolong tuna daksa. Dengan penuh semangat, mereka melakukan proses penyortiran dan pelipatan surat suara.” ujar Siti Mudawiyah Ketua KPU Kabupaten Lumajang, saat memantau proses pelipatan surat suara.

Seorang pekerja bernama Balok, mengaku senang diberikan kesempatan untuk mengikuti proses pelipatan surat suara ini.

“Meski memiliki kekurangan, tapi kami akan berusaha keras seperti teman-teman yang lain,” ujar Balok yang merupakan Mandor kelompok Difabel.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tugas tenaga pelipatan ini adalah menyortir surat suara yang rusak untuk dipisahkan dengan surat suara yang kondisinya masih bagus. Kerusakan surat suara tersebut dapat dilihat dari kebersihan surat suara dan ada atau tidaknya lubang di surat suara. Lalu proses dilanjutkan dengan melipat surat suara sesuai ukurannya.

Proses pelipatan seluruh surat suara untuk Kabupaten Lumajang ditargetkan selesai dalam waktu 10 hari. Di hari pertama ini, proses pelipatan dimulai dengan surat suara DPR RI dan dilanjutkan dengan surat suara legislatif lain. Sedangkan surat suara terakhir yang akan dilipat adalah surat suara presiden dan wakil presiden. (hes)