Lumajang,Kpud-Lumajangkab.go.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang (Pilbup) tahun 2018 yang bertempat di Hall Hotel Aby Jl Soekarno, Kamis (14/3/2018).

Rapat Pleno Terbuka yang dipimpin oleh Divisi Perencanaa dan data Syamsul  KPU didampingi seluruh Komisioner KPU Kabupaten Lumajang. Selain itu Rapat Pleno ini juga dihadiri oleh Ketua dan Divisi Perencanaan dan Data PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), Panwaslu Kabupaten Lumajang,  Dinas Instansi terkait serta perwakilan tim kampanye ketiga paslon.

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS Pilgub dan Pilbup 2018 oleh 42 PPK se-Kabupaten Lumajang. Dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua dan Komisioner KPU Kabupaten Lumajang. Selanjutnya hasil rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS ini diserahkan kepada perwakilan tim sukses ketiga pasangan calon kemudian dilanjutkan  ke panwaskab .

Dari hasil rekapitulasi tersebut untuk 1.872 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 205 desa/kelurahan pada 21 Kecamatan  di Kabupaten Lumajang. Dengan total Pemilih baru 82.353, Pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) 143.400, Perbaikan Data Pemilih 77.936, Daftar Pemilih Potensial non KTP 29.206, Rekap DPS laki-laki 400.323, Rekap DPS Perempuan 420.341 Sehingga total jumlah   820.664  rekapitulasi berlangsung 5 hingga 16 Maret 2018 secara berjenjang dari PPS, PPK, KPU dan ditingkat Provinsi Jawa Timur pada Sabtu mendatang.

Syamsul menyampaikan Ini menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang kemudian hasilnya dicetak diberikan kepada PPS melalui PPK untuk diumumkan dan mendapatkan tanggapan masyarakat. ”Jika ada masyarakat yang belum terdata nantinya akan kita data pada masa perbaikan DPS, penyampaian DPS, rekap DPS, penyampaian rekap DPS dan pada akhirnya akan menjadi DPT. Jadi nanti berharap yang sudah dicoklit ini kalau ada yang belum masuk untuk melaporkan kepada PPS-nya,” katanya.