Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Di tengah puluhan anggota Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lumajang, Komisioner KPU Kabupaten Lumajang, Muhamad Ridhol Mujib meminta seluruh anggota organisasi yang terdiri dari ibu-ibu ini agar menjadi pemilih cerdas. Yakni dengan cara mengajak seluruh organisasi yang berada dibawah naungan GOW ini agar nanti berpartisipasi dalam Pemilu 2019. Sebab menurutnya, anggota GOW ini merupakan orang pilihan yang diutus oleh berbagai macam unsur organisasi perempuan se-Kabupaten Lumajang. Sehingga mempunyai potensi untuk menjadi tauladan bagi anggotanya dan pemilih perempuan pada umumnya.

Ridho panggilan akrab anggota KPU Lumajang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia menilai kekompakan emak-emak ini bisa menjadi sumber energi tersendiri dalam melakukan sosialisasi kepada pemilih. Apalagi kekuatan tersebut terorganisir dalam sebuah organisasi yang berisi orang-orang khusus yang mewakili organisasi masing-masing, “KPU sangat berharap kekuatan emak-emak GOW bisa menjadi pionir untuk mensosialisasikan Pemilu 2019 kepada warga yang lain” ujarnya, saat menjadi narasumber dalam acara Rapat Pleno GOW Kabupaten Lumajang yang digelar di Gedung Guru Jl. Veteran Lumajang, jum’at (11/1).

Yang pentig katanya, jangan mudah percaya dengan berita palsu yang beredar luas di media social. Selian itu juga harus memahami tahapan Pemilu 2019 yang hari ini sudah memasuki tahapan krusial. Seperti penyusunan DPK dan DPTb, serta memahami jumlah pemilu yang akan dihelat pada 17 April 2019 nanti. “Kalau ada berita hoax pemilu klarifikasi lebih dulu kepada KPU Lumajang biar tidak termakan isu palsu yang menyesatkan seperti yang belakangan beredar terkait isu kotak suara kardus. Padahal kami sekarang ingin buktikan kekuatan kotak suara karton tersebut” ungkapnya sambil menunjukkan kotak suara karton kedap air kepada peserta.

Usai menjelaskan kekuatan kotak suara dan tahapan pemilu lainnya, Ridho memberikan sejumlah souvenir pemilu 2019 kepada peserta tapi dengan syarat bisa menjawab pertanyaan seputar pemilu yang sudah dijelaskan saat materi berlangsung. (res)