Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id– Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lumajang meminta persetujuan tertulis pencetakan Alat Peraga Kampanye Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Persetujuan itu dilakukan untuk diketahui Tim Kampanye paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim tingkat kabupaten, sebelum dicetak dan dipasang oleh KPU Lumajang. Seperti yang disampaikan Anggota KPU Lumajang Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Muhamad Ridhol Mujib saat Rapat Koordinasi dengan Tim Kampanye Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, di kantor KPU Lumajang, Jum’at (23/3).

Dia menyampaikan bahwa APK untuk Pilgub menjadi kewenangan KPU Jatim tapi pencetakan dan pemasangan diserahkan ke KPU Kabupaten Lumajang. Tapi desain, materi serta ukurannya sudah sesuai dengan hasil kesepakatan antara KPU Jatim dengan kedua Tim Kampanye Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, beberapa bulan kemarin.

“Kita sudah dapatkan pemenang lelang pencetakan dan pemasangan APK Pilgub yang diperkirakan akan selesai pertengahan bulan april, dengan ketentuan desain, materi dan ukuran yang kami terima dari KPU Jatim” kata Ridho.

Secara umum Ridho mengungkapkan pemenang lelang baru didapat tanggal 20 Maret lalu dan diperkirakan selesai terpasang tanggal 19 April 2018. “Pemenang lelang cetak APK Pilgub Jatim baru kita terima dua hari kemarin, kalau tidak halangan kemungkinan 20 April sudah bisa kita serahkan ke masing-masing Tim Kampanye Paslon” ungkapnya.

Lebih lanjut dia merinci APK yang difasilitasi KPU baliho 5 buah, umbul-umbul 10 buah dan Sanduk 2 buah tiap Paslon. “Sesuai instruksi KPU Jatim kita akan memfasilitasi baliho di tingkat kabupaten, umbul-umbul di tingkat kecamatan dan spanduk di tingkat desa. Jumlahnya variatif sesuai ketentuan PKPU 4 tahun 2017 tentang Kampanye” imbuh Komisioner KPU Lumajang ini.

Di akhir Ridho menekankan  bahwa setelah diserahkan kepada masing-masing Tim Kampanye, pemeliharaan dan perawatan jika terjadi kerusakan menjadi kewenangan masing Paslon, tentunya ada kerjasama dengan kepolisian untuk  menjaga keamanan APK  dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Untuk mengetahui lokasi pemasangan KPU telah menetapkan titik sesuai yang sudah kita koordinasikan dengan pemerintah daerah dan pihak kecamatan serta pemerintah desa, dengan rincian tiap titik terdiri 2 APK masing-masing Paslon.