Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang mengadakan acara Penyampaian Informasi Sistem Pembagian Kursi Perolehan Suara Legislatif Pemilu 2019, Rabu (27/2).

Acara yang digelar di Hall Galaxy Klapan Lumajang itu dihadiri oleh camat se-Kabupaten Lumajang, perwakilan partai politik, dan dinas-dinas pemerintahan daerah terkait.

M. Ridhol Mujib selaku Komisioner Sosdiklih Parmas dan SDM membuka acara tersebut dan mengingatkan peserta bahwa Pemilu sudah tinggal menghitung hari.

“Tahapan Pemilu menghadapi masa krusial karena sudah tinggal 49 hari lagi,” ujar Ridhol Mujib.

Dalam pembukaannya, komisioner yang akrab disapa Ridho itu menjelaskan berbagai tahapan Pemilu yang sedang berjalan hingga hari ini.

Salah satu tahapan Pemilu yang sedang berjalan saat ini adalah proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

“Kebutuhan logistik KPU akan dijaga secara ketat, mulai dari pengiriman hingga penyimpanannya. Bahkan, kemarin pengiriman surat suara butuh pengawalan melekat dari kepolisian,” ujarnya.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa KPU Lumajang terus melakukan sosialisasi Pemilu kepada seluruh lapisan masyarakat.

Dengan bantuan PPK dan Relawan Demokrasi, KPU Lumajang sudah melakukan sosialisasi Pemilu ke daerah ujung perbatasan kabupaten seperti Kecamatan Tempursari dan Desa Bungkus Kecamatan Gucialit.

Ridho juga mengajak peserta untuk ikut menggiatkan sosialisasi Pemilu kepada seluruh masyarakat.

“KPU juga akan melakukan sosialisasi melalui acara menarik. Contohnya seperti pentas seni tanggal 2 Maret, konser musik tanggal 23 Maret, dan Pemilu Run tanggal 7 April,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Edho menjelaskan bahwa gambaran sistem pembagian kursi perolehan suara legislatif di Pemilu 2019 ini akan berbeda dibandingkan dengan Pemilu 2014. Karena rumus perhitungan yang digunakan berbeda.

“Harapannya, di Lumajang khususnya, Pemilu bisa disambut dengan riang gembira, penuh tawa, dan tidak bermusuhan karena beda pilihan, aman dan kondusif. Kami juga berharap hasil Pemilu di Lumajang benar-benar berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan baik proses, hasil, hingga penyelenggaraannya,” pungpungka. (hes)