Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Anggota KPU Kabupaten Lumajang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhamad Ridhol Mujib kembali mensosialisasikan metode dan tahapan kampanye di acara sosialisasi pengawasan metode kampanye pemilu 2019. Acara yang digelar di Warung Pondok Asri Jlan Raya Soekarno-Hatta Sukodono ini diikuti Peserta Pemilu 2019, ormas dan OKP se-Kabupaten Lumajang termasuk PPK dan Panwascam, rabu (28/11).

Dalam kesempatan tersebut Ridho meminta kepada seluruh peserta Pemilu 2019 agar menaati aturan pada masa kampanye ini. Baik untuk kampanye pertemuan terbatas, tatap muka serta pemasangan APK. “Gunakan metode kampanye yang ada tapi taati aturannya. Selain itu metode kampanye yang hari ini masih belum boleh dilakukan seperti Iklan Kampanye ditahan dulu jangan coba-coba” ujarnya.

Sekarang ini menurut Ridho yang banyak disoroti Bawaslu dan jajarannya ada pemasangan APK peserta Pemilu. Baik yang difaslitiasi KPU maupun yang dicetak mandiri oleh peserta. “Sekarang PPK juga disibukkan dengan rekomendasi pelanggaran pemasangan APK oleh parpol. Khususnya pemasangan APK yang dipaku di pohon karena itu dilarang dalam Perbup Lumajang Nomor 54 Tahun 2016” terang Ridho.

Untuk itu dia berpesan agar Pengurus Partai Politik di tingkat kabupaten menyampaikan ketentuan tersebut kepada calegnya. “jangankan soal lokasi pemasangan dan tatacaranya, terkait jumlah APK yang bisa dibuat parpol yang didalamnya ada foto caleg mereka kebanyakan belum paham. Ini sebenarnya tugas partai lah” pintanya.

Ridho berharap semua ketentuan tersebut segera tersosialisasikan kepada calon anggota DPRD nya biar di masa kampanye ini tidak tercederai dengan banyaknya pelanggaran meskipun hanya pelanggaran administratif saja. (res)