Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang mengundang seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Lumajang dalam rangka Penyusunan Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Datar Pemilih Tambahan (DPTb), Kamis (31/1).

Sekitar 660 orang yang terdiri dari PPK dan PPS hadir mewakili 21 kecamatan se-kabupaten Lumajang dalam acara yang diselenggarakan di Aula Hotel Prima Lumajang. Tujuan diadakan pertemuan ini adalah untuk rapat koordinasi dan pemantapan Pemilu 2019.

Salah satu pembahasan yang menjadi sorotan dalam rapat ini adalah Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang ada di Kabupaten Lumajang.

Syamsul selaku Komisioner KPU Kabupaten Lumajang Divisi Perencanaan, Data dan Informasi mengatakan bahwa ada beberapa tahapan rekapitulasi pendataan DPK dan DPTb yang harus segera dirampungkan. DPK merupakan pemilih yang tidak ada dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Pendataan Pemilih Khusus (DPK) telah dilakukan oleh PPS dibantu PPK dan KPU. Kita sudah melakukan pendataan DPK tahap pertama mulai bulan Desember 2018 lalu, dan banyak kecamatan yang tidak ada DPK,” terangnya.

Sementara pendataan DPK tahapan kedua dan ketiga akan kembali dilakukan pada bulan Februari hingga April mendatang.

Sedangkan untuk DPTb, KPU Kabupaten Lumajang akan melakukan rekapitulasi DPTb tahap pertama hingga pada tanggal 18 Februari. DPTb merupakan pemilih yang ada dalam DPT namun pindah memilih dari daerah asal.

Syamsul juga mengimbau agar para pemilih yang mengajukan DPTb memiliki berkas yang telah ditetapkan seperti e-KTP dan formulir A-5. (hes/jav)