Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- KPU kabupaten Lumajang tak hanya disibukkan jelang pemungutan suara saja. Tapi disisi lain penyelenggara Pilkada di tingkat daerah ini pun juga lagi menyiapkan paska pemungutan suara juga. Salah satunya yakni proses penghitungan melalui sistem cepat, yakni Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG). Sebelum sistem itu aplikasikan nantinya, ada uji coba SITUNG yang dilakukan di kantor KPU Lumajang, Jlan Veteran 70 Lumajang,

Simulasi ini dilakukan sejak pukul 10.00 hingga sore hari jelang buka puasa. Puluhan petugas tenaga entry KPU sedang menerima pembekalan dan juga menyimulasikan pada 300 TPS. Ketua KPU kabupaten Lumajang, Siti Mudawiyah yang juga Divisi Teknis menyampaikan, tahap pertama simulasi situng pada 28 Mei lalu, kemudian sekarang diujicobkan kembali secara serentak nasional. “Dalam SITUNG itu adalah memasukkan, mengentry dan memindai dari formulir C dan C1 dalam aplikasi,” ungkapnya. Dan pada saat itu juga akan terunggah di lama resmi KPU RI secara langsung dan bisa juga langsung dilihat oleh publik.

Tujuannya KPU ingin mengalkulasi berapa waktu yang dibutuhkan dan berapa kekuatan server KPU. Nantinya akan diketahui yang dibutuhkan untuk meng-entry dan memindai form C dan C1 tiap TPS di tiap desa itu berapa menit. “Hari ini kita lakukan di 300 TPS dalam aplikasi SITUNG, berapa desa berapa kecamatan bisa ditambah nantinya tergantung kekuatan server dan waktu yang dibutuhkan” katanya

Simulasi ini dilakukan untuk pemantapan persiapan SDM KPU Lumajang menghadapi pemungutan suara 27 Juni 2018 nanti. Dalam simulasi kali ini melibatkan 11 tenaga pendukung yang terbagi menjadi 5 DAPIL. “Nantinya mereka ini yang akan mengelola SITUNG, baik untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang 2018” terangnya.

Mudawiyah menegaskan dalam proses Pilkada ini ada tiga proses pelaksanaan SITUNG, tahap pertama bulan mei lalu sebanyak 75 TPS, tahap kedua 300 TPS dan tahap terakhir 25 Juni H-2 pemungutan suara sebanyak 1.500 TPS.