Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Tim Relawan Demokrasi Basis Disabilitas kembali melanjutkan perjalanan sosialisasinya ke Kecamatan Pasirian, Senin (18/3).

Dalam sosialisasinga kali ini, Relawan Demokrasi menyasar penyandang difabel di Sekolah Luar Biasa (SLB) Pelangi Kasih Kecamatan Pasirian.

Sebanyak 26 peserta terdiri dari siswa SLB tuna rungu, tuna wicara, tuna grahita, dan tuna daksa hadir dalam sosialisasi ini.

Seperti sosialisasi sebelumnya, Relawan Demokrasi menyampaikan materi Pemilu yang meliputi jenis surat suara, waktu Pemilu, penjelasan jenis-jenis pemilih, tata cara mencoblos yang baik dan benar, tata cara pindah pilih dan simulasi pencoblosan di TPS.

“Menariknya dilanjutkan dengan praktik pemungutan suara agar mereka mengerti alur dan tata cara mencoblos di TPS 17 April 2019 mendatang.” ujar Muhamad Ridhol Mujib Komisioner KPU Kabupaten Lumajang.

Acara sosialisasi ini juga dimeriahkan oleh adik-adik difabel yang melakukan penampilan sebuah tarian yang dilakukan oleh adik-adik tuna rungu.

Mrs. Herlin selaku kepala sekolah SLB Pelangi Kasih merasa senang dengan kedatangan anggota Relawan Demokrasi dan sangat berterima kasih karena sudah menyumbangkan ilmu tentang kepemiluan.

Meski sebagian besar peserta sosialisasi masih duduk di bangku SD dan SMP, Mrs. Herlin berharap anak-anak SLB Pelangi Kasih paham seberapa penting suara mereka untuk Indonesia 5 tahun ke depan. (hes)