Sidoarjo, kpud-lumajangkab.go.id – Bimtek Tata Cara Pencalonan Pemilihan 2020 memasuki hari kedua, Selasa (17/12).

Bimtek yang digelar di Hotel Fave Sidoarjo ini diikuti oleh divisi Hukum dan Teknis serta Kasubbag Teknis Hupmas KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Materi di hari kedua disampaikan oleh Kasubbag Teknis KPU Provinsi Jawa Timur, Eddy Prayitno.

Eddy menyampaikan tentang penggunaan aplikasi silon dalam pemilihan 2020.

Silon berfungsi untuk mempermudah paslon dan penyelenggara dalam proses pengecekan jumlah minimal dan sebaran, verifikasi kesesuaian data dan lainnya.

“Jadi penggunaan aplikasi Silon ini harus hati-hati karena apabila terjadi perubahan pemberian status, maka proses input data harus diulang dari awal,” pesan Eddy.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, KPU Provinsi Jawa Timur juga menyediakan input data offline dalam aplikasi Silon.

Fungsinya untuk pengecekan data kelengkapan berkas pencalonan secara manual.

“Apalagi untuk pencalonan perseorangan akan banyak berkas dokumen syarat dukungan yang harus diteliti,” tambah Eddy.

Eddy berharap, dalam aplikasi Silon kali ini, server lebih lancar dan fitur-fiturnya lebih lengkap dari aplikasi sebelumnya. (hes)