Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id– Tahapan sosialisasi untuk tanggapan masyarkat terhadap Daftar Pemlih Sementara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Lumajang terus dilakukan sejumlah Panitia Pemungutan Suara di Kabupaten Lumajang, Seperti yang dilakukan PPS Desa Kebonan Kecamatan Klakah Lumajang Jawa Timur. Mereka memanfaatkan sejumlah penjual untuk ikut membantu sosialisasikan DPS agar mendapat tanggapan dari masyarakat.

Muhamad Ridhol Mujib Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lumajang, mengatakan bahwa ide kreatif ini sebagai salah satu upaya agar DPS yang sudah diumumkan oleh PPS Desa Kebonan bisa mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Sebab terkadang kengganan masyarakat untuk mencermati namanya di DPS perlu inovasi dari penyelenggara seperti salah satunya dengan memanfaatkan penjual keliling yang sehari-sehari berkomunikasi langsung dengan masyarakat. “Memanfaatkan penjual keliling seperti penjual sayur, penjual ayam dan selep padi keliling untuk bantu sosialisasi cek DPS adalah salah satu ide kratif dari PPS Desa Kebonan” katanya.

Sosialisasi yang dilakukan para penjual keliling tersebut cukup sederhana dengan menempelkan pengumuman cek nama anda di DPS yang ditempelkan pada tempat jualan mereka. Sambil berjualan dan menawarkan barang dagangannya, Bu Jati, Heri dan Abdul Jalil ajak pembeli untuk mengecek namanya di DPS yang sudah ditempel di balai desa dan sejumlah rencana Tempat Pemungutan Suara. “Mereka (penjual keliling) mensosialisasikan tak hanya di desa kebonan tapi ke sejumlah desa yang ada di kecamatan klakah. Para pembeli pun merasa terbantukan untuk segera mengecek namanya dalam DPS desa masing-masing” terang Divisi SDM dan Parmas KPU Lumajang ini.

Seperti yang telah ditetapkan KPU, bahwa hingga hari ini, Rabu (4/4) tahapan pengumuman DPS mulai 24 Maret hingga 2 April 2018 dan sejak tanggal 3-7 April memasuki tanggapan masyarakat jika masih ada warga belum masuk dalam DPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim serta Bupati dan Wakil Bupati Lumajang 2018.