Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Semangat Relawan Demokrasi Basis Pemilih Pemula patut diacungi jempol. Usai berkunjung ke SMA Negeri Kunir, mereka melanjutkan sosialisasi Pemilu ke MA Wahid Hasim di hari yang sama, Senin (11/2).

Hampir sama seperti sosialisasi yang dilakukan sebelumnya, sebagian besar peserta yang mengikuti sosialisasi ini merupakan pemilih pemula. Sehingga para peserta ini perlu perhatian khusus agar mereka ikut aktif berpartisipasi dalam Pemilu yang diselenggarakan pada 17 April mendatang.

Dalam kunjungan ke sekolah yang beralamat di Jl. Sukosari no.230, Sukolelo, Kunir ini, Relawan Demokrasi yang merupakan kepanjangan tangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang menjelaskan beberapa poin penting Pemilu 2019, khususnya 5 jenis surat suara yang memiliki warna berbeda.

Relawan Demokrasi juga memperlihatkan contoh surat suara berupa specimen dan memberikan contoh melipatnya.

Salah satu peserta sosialisasi, Diah Putri siswa MA Wahid Hasim kelas XII, mengaku bahwa ia sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini.

Diah baru menyadari surat suara yang dicoblos pada Pemilu mendatang terdiri dari 5 jenis dan memiliki warna yang berbeda.

“Saya nggak nyangka kalau surat suara itu ukurannya besar dan bingung bagaimana caranya untuk memilih di bilik suara. Setelah ada sosialisasi, saya jadi paham bagaimana menggunakan hak pilih saya,” terang Diah.

Muhamad Ridhol Mujib Komisioner KPU Kabupaten Lumajang yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, terus menyemangati relawan agar terus melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat. Meski demikian Ridho panggilan akrabnya mewanti-wanti kepada para relawan agar menjaga ritme dan kesehatan karena perjalanan sosialisasi ini masih tinggal 2 bulanan.

“Semangat relawan jangan sampai kendor harus tetap memberikan kerja terbaik KPU dengan menyampaikan informasi kepemiluan dengan baik kepada masyarakat. Tapi ingat jaga diri dan kesehatannya biar otak dan fisiknya tetep fit saat meberikan sosialisasi” pintanya. (hes)