Bojonegoro, kpud-lumajangkab.go.id- Menghadapi tahapan pemilu jelang tahun 2019, Ketua KPU RI Arief Budiman meminta kepada seluruh KPU kabupaten/kota harus terus meningkatkan kinerjanya. Pasalnya semua persiapan pemungutan dan penghitungan suara sudah harus selesai, seperti logistik sudah diterima KPU kabupaten/kota sesuai kebutuhan. Tak hanya itu, seluruh komisioner juga harus paham jumlah dan isinya apa saja. Hal ini disampaikan Arief Budiman saat menjadi narasumber pada acara Rapat Pimpinan Evaluasi Tahapan Pemilu 2019, di hotel Aston Bojonegoro, Kamis (27/12).
Arief mengatakan menjadi penyelenggara pemilu adalah bagian dari sebuah nilai perjuangan demi keberlangsungan Negara ini. Pada 17 April 2019 KPU akan mencatatkan sejarah terpilihnya pimpinan negeri ini mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga tingkat pusat. “Makanya menjadi anggota KPU itu adalah tugas mulia yang harus kita jaga dan rawat karena melalui KPU semua kepemimpinan di negeri kita ini akan terpilih secara konstitusional” katanya dengan semangat.
Meski diketahui bersama KPU hanya menjadi pelaksana teknis. Namun semua produk yang dilahirkan bersifat strategis demi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia kedepan. “Jadi gak perlu khawatir semua tanggung jawab penyelenggaraan pemilu menjadi tanggung jawab bersama-sama KPU RI, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. Ini tugas berat yang diemban KPU untuk dipersembahkan kepada bangsa dan negara tercinta” tuturnya.
Untuk dia berharap semua tahapan ini harus dipahami tak hanya sekedar bentuknya saja tapi isinya juga harus diketahui dengan optimal tanpa terkecuali. Jika itu terlaksana maka KPU akan menjadi kepercayaan publik dalam mengawal keberlangsungan proses kepemimpinan di negeri ini. ”Kita harus terus membangun kepercayaan publik bahwa proses pemilu berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang ada” pungkasnya. (res)