Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Tidak semua orang yang berdomisi di sekitar kawasan lokalisasi memiliki sikap acuh tak acuh terhadap pemilu. Setidaknya persepsi tersebut terbantahkan. Ini terbukti dari hadirnya para ibu dan mbak-mbak yang menyerbu rumah ketua RT Desa Sumbersuko. Tempat di mana eks lokalisasi di Lumajang yang beberapa bulan lalu ditutup.

Ada sekitar 30 orang yang sudah lama menunggu kedatangan Relawan Demokrasi Basis Kelompok Marjinal Asololey (BOP MAR-Ley). Tepat sekitar pukul 18.00 WIB pada Jum’at malam (8/02) kemarin, mereka berkumpul di rumah Ketua RT setempat di kawasan eks lokalisasi (dolog) Sumbersuko menyambut kedatangan para relawan demokrasi.

Sutris ketua RT kawasan eks lokalisasi mengungkapkan, kehadiran para ibu dan mbak-mbak di rumahnya yang menanti penyuluhan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemilu merupakan bentuk kesadaran dan kebahagiaan menyambut pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Kehadiran mereka sekitar 30 an orang di sini adalah menanti kedatangan relawan KPU,” kata Sutris RT Sumbersuko, Lumajang, pada Jum’at malam (8/02) saat usai acara sosialisasi pendidikan pemilih oleh BOP MAR-Ley. Kehadiran relawan di tengah-tengah mereka rupanya sudah diharapkan jauh hari.

Relawan demokrasi BOP MAR-Ley saat menyampaikan sosialisasi terlihat bangga melihat semangat dan antusiasme tinggi dari para ibu dan mbak tadi malam. Dalam penyampaiannya para relawan secara gamblang memperagakan tata cara mencoblos surat suara ketika saat berada di dalam bilik di TPS. Mereka juga menyampaikan jenis-jenis pemilu dan warna surat suara saat sosialisasi digelar.

Sutris menegaskan dirinya bersama 30 para ibu dan mbak-mbak berjanji akan menggunakan hak pilihnya pada pemilu tahun ini. Ucapan terima kasih juga tak hentinya terdengar dari sekumpulan mereka kepada BOP MAR-Ley. “Kami sangat berterima kasih telah dikunjungi oleh relawan demokrasi. Ini jadi tanggung jawab moral dan kesadaran kami untuk tidak golput pada pemilu tahun ini,” beber Sutris.

Sementara Muhamad Ridhol Mujib Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Lumajang merasa sangat terbantu sekali dengan adanya peran kesadaran para ibu dan mbak-mbak untuk mencoblos nanti. Dirinya ingin pemilu 2019 ini menjadi barometer kualitas negara 5 tahun ke depan. “Pemilih berdaulat negara kuat dengan partisipasi masyarakat meningkat. Mari bersama menyukseskan pemilu di Lumajang untuk menentukan arah bangsa ke depan,” paparnya.

Seperti diketahui pemilu 17 April 2019 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Oleh sebab itu, masyarakat akan mencoblos sebanyak 5 kali pada surat suara saat berada di TPS. (jav)