Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang mengadakan Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan dan Tahapan Pemilu 2019.

Rakor ini diselenggarakan di Rumah Pintar Pemilu ‘Kirana Agung’ Kantor KPU Lumajang pada Senin (11/3).

Rakor yang dihadiri oleh anggota divisi Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL) PPK se-Kabupaten Lumajang ini dipimpin oleh Siti Mudawiyah selaku Ketua KPU Lumajang yang membawahi divisi KUL.

Dalam rakor yang bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan anggaran dalam Pemilu 2019 itu, Siti Mudawiyah mengimbau anggota PPK divisi KUL benar-benar paham tentang logistik dan laporan keuangan Pemilu.

“Saya berharap laporan keuangan dikerjakan sesuai dengan prosedur,” ujar Mudawiyah, panggilan akrabnya.

Muda berharap laporan keuangan di tahapan Pemilu 2019 ini dapat berjalan dengan lancar. Memang anggaran Pemilu tahun ini berbeda dengan Pilkada tahun lalu. Kalau sekarang, sifat anggarannya kita menerima langsung dari pusat. Bahkan, kita tidak bisa merencanakan. Hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia juga mengalami penurunan anggaran.

“Sifat anggaran Pemilu ini top down kita harus melaksanakan sesuia ketentuan yang ada,” paparnya.

Untuk menutupi anggaran tersebut, Muda menjelaskan bahwa KPU bisa mengajukan anggaran. Namun roses pengajuan anggaran keuangan itu tidak mudah, karena mekanismenya pengajuannya ke KPU RI melalui KPU Provinsi.

Sehingga, dihimbau kepada seluruh anggota divisi Keuangan PPK bisa mengajukan anggaran itu secepat mungkin agar kebutuhan anggaran di PPK dan PPS bisa terpenuhi dan bisa dikelola secara akuntabel. (hes)