Madiun, kpud-lumajangkab.go.id- Setelah melakukan rapat pencermetan RKA/KL masing-masing divisi di tingkat KPU Kabupaten/Kota yang terbagi dalam 5 kelas, Ketua KPU Jatim Eko Sasmito meminta masing-masing perwakilan divisi membacakan hasil pencermatannya dihadapan seluruh peserta. Dari hasil pencermatannya semua divisi telah memilah semua tahapan Pemilu di tahun 2019 dalam bentuk kegiatan masing-masing divisi. Meski dalam pencermatan tersebut terdapat beberapa daftar inventarisir masalah, namun semua divisi diminta untuk tetap mengoptimalkan anggaran yang tersedia dengan tetap memagang prinsip-prinsip pengelolaan anggaran yang sudah tersedia di masing-masing DIPA KPU Kabupaten/Kota.
Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito usai mendengarkan paparan masing-masing divisi, yang dimulai dari Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, dilanjtukan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Divisi Hukum dan Pengawasan dan diakhiri Divisi Kuangan Umum, Logisitik dan Rumah Tangga. Menurut Eko, ketersedian anggaran tersebut sudah menjadi keputusan KPU RI. Sehingga KPU Kabupaten/Kota harus mampu mengelola anggaran tersebut dengan mengimplementasikan dalam bentuk kegiatan sampai tahapan Pemilu 2019 selesai. “Ini berlaku bagi semua divisi agar bisa merencanakan kegiatan tersebut secara maksimal. Karena waktu kita melaksanakan tahapan tinggal menghitung bulan saja menuju hari pemungutan suara Pemilu 2019” katanya, jum’at (21/12).
Dia menyebutkan seperti kegaitan Divisi yang membidangi sosialisasi dan SDM. Di awal tahun 2019 harus melantik dua orang Anggota PPK penambahan dan mengukuhkan tiga orang Anggota PPK dan PPS Pemilu 2019 yang terlebih dahulu dibentuk. Selain itu harus berkejaran dengan melakukan kegiatan sosialisasi yang cukup banyak, mulai sosialisasi tatap muka, pagelaran musik hingga gerak jalan KPU. “Ini harus terlaksana secara tepat, baik sasarannya maupun waktunya” ujar Eko Sasmito.
Optimalisasi tersebut lanjut Eko, berlaku juga pada divisi lainnya yang harus berkejaran dengan waktu hingga semua kegaitan yang tersedia terlaksana dengan matang. “Divis KUL harus sudah menyiapkan kebutuhan logistiknya, Divisi Teknis harus sdah menyiapkan piranti pada saat pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara, divisi perencanaan dan data harus sudah menyiapkan tahapan DPTb dan DPK nya. Bahkan Divisi Hukum dan Pengawasan juga harus sudah siap menghadapi kemungkinan adanya sengketa hasil Pemilu” pungkasnya.
Usai Rapat Paripurna, acara dilanjtukan dengan pemberian penghargaan bagi KPU Kabupaten/Kota terbaik yang terbagi dalam lima kategori dalam mengelola tupoksinya bagi masing-masing divisi. (res)