Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Tepat sehari setelahnya, Relawan Demokrasi Basis Perempuan yang dengan dana swadaya berhasil menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada ibu-ibu pengajian manaqib di Dusun Karangjati, Desa Pandanarum, Tempeh. Kali ini mereka melanjutkan gerilya sosialisasi pemilu menyasar kelompok ibu-ibu Al-Hidayah yang berada di Dusun Kebonarang, Desa Kebonagung, Sukodono – Lumajang.

“Target sasaran sosialisasi yang sudah dilakukan merambah ke Dusun Kebonarang, Kebonagung. Kali ini ibu-ibu Al-Hidayah yang sudah diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pemilu oleh relawan,” kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Lumajang Muhamad Ridhol Mujib, Rabu (6/02).

Jumlah peserta yang hadir pada acara sosialisasi mencapai 60 orang. Kehadiran mereka tentu sangat diharapkan mampu menyemarakkan pemilu 2019 ini dengan cara ikut meneruskan informasi yang diperoleh dari relawan demokrasi kepada orang terdekat, misalnya keluarga, kerabat, teman dan komunitas lain.

Ridho menyampaikan pentingnya suara masyarakat saat pencoblosan di TPS pada pemilu 17 April 2019 mendatang sangat menentukan kondisi arah bangsa. Oleh karenanya dirinya tidak henti mengajak masyarakat Lumajang untuk memberikan hak pilihnya dengan berbondong-bondong datang ke TPS terdaftar.

“Kami berharap masyarakat Lumajang untuk aktif terlibat dalam pemilu ini. Dengan datang ke TPS memberikan hak pilih. Karena satu suara Anda memiliki arti yang begitu penting menentukan arah bangsa ke depan. pemilih berdaulat, negara kuat tanpa golput,” paparnya yang penuh semangat.

Tak lupa dalam setiap sosialisasinya para relawan demokrasi memaparkan jenis-jenis pemilu kepada masyarakat untuk mencoblos saat datang ke TPS. Di mana pada pemilu tahun ini masyarakat melakukan 5 kali coblosan, diantaranya memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. (jav)