Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id – Semangat Relawan Demokrasi memberikan sosialisasi pendidikan pemilih Pemilu 2019 patut diacungi jempol. Mereka terus gencar memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat meski tanpa di-support anggaran dari KPU Lumajang.

Pada Sabtu (9/2), salah satu Relawan Demokrasi dari Basis Berkebutuhan Khusus mengunjungi Rohis kampus STIE Widya Gama Lumajang. Meski menggunakan dana mandiri (non-budgeter), Relawan Demokrasi ini terus memberikan sosialisasi kepada anggota Rohis Mahasiswa Widya Gama dengan penuh semangat.

“Dengan semangat kemandirian anggaran (non budgeter) dari KPU, tapi mereka (relawan) tetep sosialisasi ke masyarakat,” puji Muhammad Ridhol Mujib selaku Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Lumajang.

Sosialisasi yang diikuti 20 peserta ini berjalan hangat dan lancar. Hal tersebut terlihat dari peserta yang tampak antusias mendengarkan penjelasan Relawan Demokrasi terkait Pemilu 2019.

Salah satu peserta, Andhini yang merupakan Sekretaris Umum Rohis STIE Widya Gama Lumajang mengaku bahwa sosialisasi yang dilakukan Relawan Demokrasi ini sangat membantu. Apalagi dalam Pemilu 2019, ada 5 jenis surat suara yang harus dicoblos.

“Sosialisasi ini sangat membantu, dikarenakan ada anggota yang baru pertama kali mencoblos (pemilih pemula). Rata-rata, (peserta) baru menggunakan hak pilihnya ketika Pemilihan Gubernur dan Bupati (Pilkada) 2018 kemarin,” ujar Andhini.

Tak hanya itu, Relawan Demokrasi juga mengajarkan para peserta untuk mengecek apakah peserta sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui aplikasi KPU RI Pemilu 2019.

Dalam sosialisasinya ini, Relawan Demokrasi membuat slogan yang berbunyi, “Tetap Bersatu Walau Berbeda Pilihan.” Slogan inilah yang menarik peserta untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2019 mendatang.

Tak lupa, mereka juga memaparkan 5 jenis surat suara denga warna yang berbeda, diantaranya warna abu-abu untuk surat suara Presiden dan Wakil Presiden, warna kuning untuk DPR RI, warna merah untuk DPD, warna biru untuk DPRD Propinsi, dan hijau untuk DPRD Kabupaten. (hes)