Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lumajang kembali meningkatkan kesadaran berdemokrasi melalui sosialisasi berbasis keluarga. Kali ini bertempat Balai Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, seratusan kelompok warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kecamatan Gucialit antusias mengikuti sosialisasi yang disampaikan  Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas dan SDM) KPU Kabupaten Lumajang Muhamad Ridhol Mujib. Mengawali sosialisasinya Ridho mengatakan Pemilu 2019 berbeda dengan Pemilu yang sebelumnya pernah masyarakat ikuti. Pasalnya Pemilu 2019 merupakan Pemilu paling akbar dalam selama sejarah penyelenggaraan Pemilu di Indonesia. Selain memilih Calon Anggota DPR, DPD dan DPRD Provinsi dan Kabupaten, Pemilu nantinya juga memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Karena pesertanya dari kalangan masyarakat pelosok desa di Kecamatan Gucialit, Komisioner KPU Kabupaten Lumajang inipun menggunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami warga. Yang terpenting kata Ridho, subtansi Pemilu bisa dipahami oleh warga antara lain meliputi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, yang nanti akan dicoblos pada tanggal 17 April 2019. “Kalau Pemilu 2014 kan Cuma nyoblos partai dan caleg. Nanti ketambahan nyoblos Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden” katanya kepada seluruh peserta hari ini (Rabu, 12/12).

Dan yang tak kalah pentingnya katanya mengetahui jenis dan warna surat suara Pemilu 2019 yang akan dicoblos. Agar Pemilih nantinya tidak bingung membedakan surat suara yang jumlahnya lima, sekaligus cara memasukkan surat suara kedalam kotak suara yang berbeda. Cara nyoblosnya gak boleh keluar dari kolom, bisa nyoblos nomor urut, gambarnya atau namanya, baik Capres dan Cawapres maupun Calegnya. Baru setelah itu dimasukkan ke kotak suara sesuai warna surat suaranya. “Surat suara Pilpres warna abu-abu dimasukkan ke dalam kotak Pilpres dengan tanda warna abu-abu juga. Untuk Pemilu DPR warna kuning, Pemilu DPD warna merah, DPRD Provinsi biru dan DPRD Kabupaten hijau. Nanti tanda kotaknya menyesuaikan jenis surat suaranya” jelas Ridho.

Nanti lanjut Ridho, sebelum dicoblos kenali dulu calonnya. Untuk Paslon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 01 Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin dan Paslon Nomor urut 02 H. Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Salahuddin Uno. Sedangkan DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten diikuti 16 Partai Politik. Sementara Calon Anggota DPD sebanyak 28 orang. “Kenali semua calonnya melalui brosur yang akan KPU sebarkan kepada masyarakat. Khusus untuk Calon Anggota DPRD Kabupaten Lumajang, Kecamatan Gucialit masuk Daerah Pemilihan Lumajang 4 beserta kecamatan Padang, Senduro dan Pasrujambe, dengan jumlah kursi sebanyak 7.” jelas Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM ini.

Agar masyarakat tidak lupa diakhir sesi, Ridho memberikan beberapa pertanyaan seputar materi yang disampaikan. Bagi yang bisa menjawab disediakan hadiah berupa mangkok, mug dan kipas tangan, serta belasan doorprise. Warga pun dengan antusias menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan hingga belasan souvenir Pemilu 2019 terbagi kepada seluruh warga yang berhasil menjawab dengan benar. Usai menyampaikan seluruh materi Tahapan Pemilu 2019. Ridho berpesan agar seluruh warga penerima PKH, berbondong-bondong datang ke TPS nanti pada tanggal 17 April 2019 sambil mengajak saudara serta tetangganya. (rez)