Lumajang, kpud-lumajangkab.go.id– Menindaklanjuti hasil Rapat Kerja Sosialisasi “Cek DPS mu” dalam pengumuman Daftar Pemilih Sementara Pemilihan Serentak tahun 2018, oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lumajang, Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kabupaten Lumajang melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan berbagai cara yang unik agar masyarakat bisa mengetahui tahapan pengumuman DPS. Kegiatan sosialisasi pengecekan DPS dilakukan sebelum PPS secara intens menyampaikan sosialisasi hingga berakhirnya masa pengumuman DPS tanggal 2 April mendatang.

Sosialisasi tersebut bisa dilakukan dengan berbagai acara, seperti yang dilakukan oleh PPK Pasrujambe dengan mendatangi keluarga pasien yang ada di PUSKESMAS setempat. Disamping juga melakukan sosialisasi ke pasar atau pusat keramaian warga. Tak kalah menariknya sosialisasi yang dilakukan PPK Candipuro, dengan memanfaatkan mobil ambulan desa, mereka melakukan woro-woro hingga ke pelosok desa tentang DPS yang di tempel di balai desanya. Hal yang sama juga dilakukan oleh PPK Pronojiwo dengan cara menghiasi mobilnya dipasang banner bertuliskan ajakan berparitisapsi pada tanggal 27 Juni 2018, mereka juga menghimbau agar masyarakat tolak golput karena itu bukan pilihan.

Bahkan PPK Senduro langsung mengajak PPS Desa Ranupani yang lokasinya tepat berada dibawah lereng Gunung Semeru melakukan sosialisasi dengan menyebar brosur “Cek DPS mu” ke masyarakat yang kebetulan ada di kebun tempat warga setempat bekerja dan juga di warung-warung tempat petani beristirahat usai pulang dari kebun sayur. Syamsul selaku Komisioner KPU Lumajang Divisi Perencanaan dan Data menjelaskan bahwa sosialisasi ini secara bertahap dilakukan PPK sebelum nanti pada tanggal 1 April ditindaklanjuti oleh PPS sosialisasi serentak pengumuman “cek DPS mu”. “ini  untuk memastikan kepada masyarakat agar namanya sudah terdaftar dalam DPS Pilkada 2018. Jika selama masa pengumuman ini ada tanggapan masyarakat yang belum terdaftar, PPS harus segera menindaklanjuti dengan mendata Pemilih tersebut dengan mengisi formulir model A.1.A-KWK. “PPS harus segera menindaklajuti tanggapan masyarakat yang belum terdaftar dalam DPS” kata Syamsul, sabtu (31/3).

Untuk itu Syamsul panggilan akrabnya meminta agar ada rencana tindak lanjut setelah PPS menempel DPS di balai desa/ keluarahan atau di balai RT/RW dengan cara mensosialisasikan terus menerus agar masyarakat ikut aktif mengecek namanya dalam DPS masing-masing TPS nya. “Segera PPS sosialiasi ke masyarakat biar mereka ikut negecek namanya. Karena bisa saja ada masyarakat yang kemarin luput tidak dicoklit sehingga saat masa pengumuman dan perbaikan DPS inilah waktunya untuk menambahkan pemilih yang belum terdaftar tentunya” jelasnya.

Mengingat semakin dekatnya masa pengumuman dan tanggapan masyarakat terkait DPS ini akan segera berakhir, Syamsul mengapresiasi PPK yang telah memulai sosialiasi “cek DPS mu” dengan memanfaatkan jemput bola langsung ke warga. “mumpung masih ada waktu semua PPK dan PPS bergerak sosialisasikan DPS ke warga dengan memanfaatkan media yang ada agar masyarakat paham dan bisa ikut membantu sosialisasi ke warga lainnya. Yang penting pesan kita sampai ke masyarakat” pungkasnya.

Sesuai tahapan penetapan DPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Lumajang tahun 2018, bahwa pengumuman DPS dilakukan mulai tanggal 24 Maret hingga 2 April 2018. Sedangkan ada waktu 5 hari masyarakat bisa memberikan tanggapan atas pengumuman DPS tersebut mulai tanggal 3-7 April 2018.